Home News Pemilihan Kepala Desa 2020 Kembali Ditunda

Pemilihan Kepala Desa 2020 Kembali Ditunda

646
0
Mendagri Tito Karnavian. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian kembali meminta agar pelaksanaan pemilhan kepala desa (Pilkades) serentak maupun pemilihan kepala desa antarwaktu (PAW) ditunda. Penundaan dilakukan agar pelaksanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak secara nasional pad 9 Desember 2020 berjalan aman dan bebas dari Covid-19.

“Penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 merupakan program strategis nasional yang harus didukung oleh seluruh pihak, termasuk pemda provinsi, kabupaten dan kota baik yang berpartisipasi maupun tidak. Karena itu, pemda harus mendukung penyelenggaraan pilkada secara nasional yang aman dan bebas Covid-19, termasuk melakukan tindakan preventif terhadap penyebaran Covid-19,” kata Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam dalam surat edaran yang dikirim kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, termasuk Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi, Senin (10/8/2020).

Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSi yang dihubungi Bernasnews.com, Senin (10/8/2020) yang menanyakan kebenaran penundaan Pilkades hanya menjawab, “Besok sore mau jumpa pers bersama Ketua DPRD dan Pak Sekda.”

Namun kemudian Bupati Sleman mengirimkan surat Mendagri dalam format pdf tersebut kepada Bernasnews.com perihal penundaan pelaksanaan pilkades serenyak pemilihan kepada desa antar waktu (PAW), tertanggal 10 Agustus 2020, yang ditujukan kepada bupati/walikota di seluruh Indonesia.

Dalam surat itu, Mendagri mengatakan bahwa pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 merupakan program strategis nasional yang harus didukung oleh semua pihak, termasuk pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota, baik yang berpartisipasi dalam pilkada maupun tidak.

Dan kepala daerah dan wakil kepala daerah memiliki kewajiban untuk melaksanakan program strategis nasional, yang artinya kepala daerah harus mendukung penyelanggaran pemilihan kepala daerah secara nasional yang aman dan bebas dari Covid-19, termasuk melakukan tindakan preventif terhadap penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, pada 24 Maret 2020 Mendagri menyarankan pilkades serentak yang seharusnya dilaksanakan pada Juli 2020 ditunda pada November 2020. Namun, pada Senin (10/8/2020), Mendagri kembali meminta agar pilkades serentak kembali ditunda sampai setelah Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Menurut catatan Bernasnews.com, ada 49 desa di Kabupaten Sleman yang menyelenggarakan Pilkades serentak 2020. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here