Wednesday, May 18, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeEkonomiPemerintah Putuskan Beri Subsidi Harga Minyak Kelapa Sawit Curah dan Memperhatikan Distribusi

Pemerintah Putuskan Beri Subsidi Harga Minyak Kelapa Sawit Curah dan Memperhatikan Distribusi

bernasnews.com – Pemerintah memutuskan untuk memberi subsidi harga minyak kelapa sawit curah guna menekan harga komoditas nabati, termasuk minyak kelapa sawit, yang terjadi secara global.

Selain itu, pemerintah akan sungguh-sungguh memperhatikan ketersediaan dan distribusi minyak goreng di pasaran. “Memperhatikan kenaikan harga komoditas minyak nabati, termasuk minyak kelapa sawit global, pemerintah memutuskan untuk menyubsidi harga minyak kelapa sawit curah. Pemerintah juga terus memperhatikan dengan sungguh-sungguh ketersediaan dan distribusi minyak goreng di pasaran,” cuit Presiden Joko Widodo (Jokowi) di akun twitternya yang diunggah pada Selasa 15 Maret 2022 malam.

Terimakasih pak Jokowi, dan mhn apabila ada indikasi mafia bermain di sini agar sikat habis saja. Tegas,” komentar Mamiek Esje di akun instagram @mamiekesje di kolom komentar.

Minyak gk ada, harganya mahal…Semua Grosir s/d retail bermain. Mendag tidak tegas…Kebijakannya,” komentar Enok Reva di akun instagram enok_reva2021.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggandeng Polri untuk memberantas mafia minyak goreng di Tanah Air. Hal ini dilakukan karena kelangkaan minyak goreng diduga kuat terjadi karena ulah para mafia yang menimbun minyak goreng kemudian dijual ke pasar dengan harga tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Bahkan pada Selasa 15 Maret 2022, Menteri Perdagangan Muh Lutfhi bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Bina Karya Prima, salah satu produsen minyak goreng di Jakarta.

Menurut Menteri Perdagangan Moh Lutfhi, kelangkaan minyak goreng diduga karena ulah mafia. Mereka memborong minyak goreng dari distributor lalu ditimbun dan kemudian dijual dengan harga tinggi. Selain itu, para mafia diduga menyelendupkan minyak goreng ke luar negeri karena harga minyak goreng di pasar luar negeri sangat tinggi.

Sementara Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya akan mengawasi distribusi dan harga minyak goreng mulai dari pabrik/ produsen hingga di tingkat konsumen. Hal ini untuk menjamin ketersediaan dan harga minyak goreng benar-benar sampai ke konsumen dengan harga sesuai HET yang ditetapkan pemerintah. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments