Home News Pemerintah Menjamin Kebebasan Beragama dan Menjaga Adat dan Budaya

Pemerintah Menjamin Kebebasan Beragama dan Menjaga Adat dan Budaya

81
0
Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan pada peringatan hari HAM di Jakarta, Jumat 10 Desember 2021. Foto: [email protected]

BERNASNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pemerintah menjamin akses pelayanan pendidikan dan kesehatan, kebebasan beragama serta kebebasan menjaga adat dan budaya. Sementara kemiskinan ekstrem harus dientaskan secepatnya hingga 0 persen dan kesempatan kerja dibuka seluas-luasnya.

“Kita harus menjamin akses pelayanan pendidikan dan kesehatan, kebebasan beragama serta kebebasan menjaga adat dan budaya,” kata Presiden Jokowi pada peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) di Jakarta pada Jumat 10 Desember 2021.

Menurut Presiden Jokowi, yang dilansir Bernasnews.com di akun twitter resminya, Perpres Nomor 53 tahun 2021 juga menegaskan bahwa penegakkan HAM bukan hanya mencakup penghormatan dan perlindungan hak sipil dan politik, tapi juga hak ekonomi, sosial dan budaya, terutama kelompok-kelompok rentan yang perlu dilindungi dan penuhi hak-haknya.

Untuk itulah pemerintah telah menerbitkan Perpres tentang Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia 2021–2025 untuk melaksanakan penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM. Sasaran utamanya adalah kelompok perempuan, anak, masyarakat adat dan penyandang disabilitas.

Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi, seorang warganet wrahardian di akun @wrahardian2 mengatakan, sesuai HAM maka seharusnya agama tidak dibatasi pada 5 agama saja, tapi lebih menekankan pada kebebasan beragama sesuai Pasal 29 ayat 2 UUD 45. Sehingg tidak terjadi lagi seperti kasus 3 orang anak SD tidak naik kelas 3 tahun berturut-turut karena agamanya dianggap tidak diakui. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here