Home News Pemerintah Kabupaten dan Kota Diminta Sasar Vaksinasi di RT/RW

Pemerintah Kabupaten dan Kota Diminta Sasar Vaksinasi di RT/RW

132
0
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: Ayusandra)

BERNASNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten/Kota di DIY diminta untuk melakukan akselerasi atau perceptan pelaksanaan vaksinasi dengan menyasar RT/RW di wilayah masing-masing. Pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di tingkt RT/RW akan berada di bawah koordinasi kabupaten/kota.

Menurut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, hal itu sesuai arahan Menteri Menkomarves RI Luhut Binsar Panjaitan pada rapat percepatan vaksinasi yang digelar bersama Bupati dan Walikota se-DIY dari Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (9/8/2021).

Dalam rapat tesebut, Menteri Luhut Panjaitan mengharapkan agar vaksinasi di DIY bis mencapai 100 persen sebelum Oktober 2021.

“Saat ini vaksinsi di DIY sudah mencapai 43 persen dan pada akhir Agustus diharapkan bisa mencapai 50 persen, pada September lebih dari 70 persen dan semoga bisa 100 persen pada Oktober 2021. Karena itu, kami membentuk Satgas Penanganan Vaksinasi dan langsun menyasar RT/RW, karena pengalaman lewat organisasi kurang bisa maksimal,” kat Sri Sultan HB X seperti dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY, Rabu (11/8/2021).

Menurut Sultan HB X, untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi, pihaknya akan memobilisasi tenaga dari TNI maupun Polri dengan Puskesmas dan sebagainya. Jumlah tenaga tersebut sudah cukup.” Langsung saja ke RT/RW karena sekarang penularan virus di keluarga dan tetangga. Untuk teknisnya,i kelurahan/desa akan mengumpulkan (warga yang akan divaksin), kecuali untuk disabilitas, mungkin perlu jemput bola ke rumah yang bersangkutan,” kata Sri Sultan HB X yang hadir didampingi Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dan Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji.

Sri Sultan HB X mengatakan bahwa stok vaksin di DIY masih mencukupi. “Kita punya stok sebanyk 43.805 vial yang dialokasikan untuk kabupaten/kota. Namun kami belum tahu persis stok yang ada di kabupaten/kota st ini, karena kemarin sempat ada 10.014 vial. Jadi, cukup untuk bisa mencapai itu,” kata Ngarsa Dalem. 

Di sisi lain, Sri Sultan mengatakan sejatinya sebanyak 60.000 dosis akan dikirimkan ke DIY. “Namun saat ini belum bisa dikirim karena stok (di gudang) penuh. Jadi saya mohon, kalau menyangkut masalah vaksin, Bapak/Ibu (Bupati) menghubungi kami, karena vaksin ini hanya satu jalur, yang akan kirim tetap Kementerian Kesehatan RI,” kata Sri Sultan HB X. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here