Home News Pemda Perlu Mengoptimalkan 3 Hal untuk Memenuhi Spending Better

Pemda Perlu Mengoptimalkan 3 Hal untuk Memenuhi Spending Better

138
0
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (tengah) bersama Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X (kanan) dan Ketua DPRD DIY Nuryadi (kiri) mengikuti sidang tahunan DPR RI secara dari dari Ruang Auditorium Gedung DPRD DIY, Malioboro, Yogyakarta, Senin (6/8/2021). Foto: Humas Pemda DIY

BERNASNEWS.COM – Pemerintah daerah (Pemda) perlu mengoptimalkan 3 hal yakni pendapatan negara, inovasi pembiayaan dan rasionalisasi belanja negara yang memenuhi kualitas spending better.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI Dr Puan Maharani dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2021-2022 di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2021)

Menurut Puan Maharani, pemerintah melakukan berbagai upaya di tengah kondisi APBN yang mengalami penurunan pendapatan negara, meningkatnya belanja untuk penanganan pandemi dan melebarnya pembiayaan defisit.

“Salah satu upaya dalam mengoptimalkan penerimaan pajak adalah pajak pada aktivitas ekonomi berbasis digital. Sebagaimana diketahui, pada saat pandemi ini ketika berbagai sektor ekonomi mengalami penurunan, ekonomi digital justru pesat. Selain itu transformasi digital juga semakin luas pada berbagai bidang seperti keuangan, pendidikan, layanan kesehatan dan sebagainya,” ujar putri Presiden ke-4 RI Megawati Soekarnoputri itu.

Dikatakan, pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), pemerintah diingatkan untuk melakukan optimalisasi pengelolaan sumber daya alam dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Selain itu optimalisasi pengelolaan aset agar lebih produktif, peningkatan inovasi dan kualitas layanan satuan kerja dan badan layanan umum, optimalisasi penerimaan dividen negara, penyempurnaan kebijakan dan penggalian potensi, serta perluasan pemanfaatan teknologi informasi.

“Dalam mengelola Pembiayaan Defisit, pemerintah agar penuh dengan kehati-hatian dalam menjaga rasio utang dalam batas aman dan sesuai dengan UU, meningkatkan efisiensi biaya utang, serta menjaga komposisi portofolio utang yang optimal dalam menjaga stabilitas perekonomian serta memperhatikan kapasitas fiskal APBN untuk masa yang akan datang,” kata Puan Maharani yang dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji, Ketua DPRD DIY Nuryadi dan jajaran Forkopimda DIY mengikuti sidang tersebut secara daring dari Ruang Auditorium Gedung DPRD DIY Malioboro Yogyakarta. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here