Sunday, August 14, 2022
spot_imgspot_imgspot_img
spot_img
HomePendidikanPembelajaran Daring Membantu Tumbuhkan Kemandirian Siswa Didik

Pembelajaran Daring Membantu Tumbuhkan Kemandirian Siswa Didik

BERNASNEWS.COM – Pembelajaran jarak jauh atau daring (dalam jarinan) dari rumah selama Pandemi Covid-19 dapat membantu siswa untuk lebih mandiri dan melakukan banyak hal yang bermanfaat. Di sisi lain, pihak sekolah juga memberikan ekstrakurikuler dan workshop berbagai topik untuk menambah wawasan dan keterampilan siswa didik.

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi pada workshop literasi Menulis di Media Massa dan Buku yang diikuti 28 siswa-siswi kelas 7, 8 dan 9 SMP Negeri 3 Mlati, Sleman di sekolah setempat, Gedongan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, DIY, Rabu (8/12/2021). Acara yang dibuka kepala sekolah Dra Nurhidayati MPd dan didampingi wakil kepala sekolah Mujiyono SPd ini dilaksanakan selama dua hari, sampai Kamis (9/12/2021).

“Para siswa peserta workshop literasi yang merupakan perwakilan siswa-siswi di SMP Negeri 3 Mlati saya harap bersungguh-sungguh dalam belajar dan berkarya literasi. Sekolah berkomitmen untuk memberikan pembelajaran yang baik dan bermanfaat bagi siswa. Sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), kita memiliki Pojok Kependudukan yang dalam perkembangannya nanti materi kependudukan juga kita masukkan ke majalah dinding di kelas-kelas, selain di luar kelas,” kata Nurhidayati. 

Guru pendamping Worksop Literasi ini selain kepala sekolah, juga beberapa guru yakni Dra Supartinah, Theresia Widyaningsih, SPd, Suwasti Ratri Eni Lestari SPd., Sri Rahayu Ismarwanti SPd, Ahmad Nugroho S.Kom.

Kepala SMP Negeri 3 Mlati Dra Nurhidayati, M.Pd membuka Workshop Literasi bertajuk “Menulis di Media Massa dan Buku” di sekolah setempat, Rabu (8/12/2021). Foto : Kiriman YB Margantoro

Narasumber workshop Pegiat Literasi YB Margantoro mengemukakan pentingnya memiliki dasar atau pondasi yang kuat untuk melakukan banyak hal dalam kehidupan. Termasuk dalam proses belajar dan berkarya literasi, siswa diharapkan memiliki alasan dan tujuan yang jelas, mampu mengkaji kekuatan-kelemahan-peluang-ancaman (SWOT analysis) pribadi, jeli memanfaatkan media yang ada untuk berkarya, dan tetap semangat untuk pengembangan diri agar mencapai kesuksesan.

Perubahan positif

Siswi kelas 9C Diaz Kusuma Devi mengemukakan, sebagai pelajar dia merasakan ada beberapa sisi positif dari Pandemi Covid 19. Dahulu dia diberi uang saku untuk jajan, sekarang uangnya dapat ditabung untuk menambah kebutuhan ekonomi keluarga. Semula dia suka bermain, jarang membantu orangtua, boros, namun sekarang merasa menjadi pribadi yang lebih baik.

“Sekarang saya merasa lebih dekat dengan Allah SWT, menjalankan kewajiban dan sunah, membantu pekerjaan rumah, dekat dengan keluarga, melakukan hal-hal positif, dan lain-lain. Saya yakin dan optimis, di balik Pandemi Covid 19 banyak hal baik yang dapat kita lakukan dan rasakan bersama,” katanya.   

Menurut dia, dengan adanya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dapat membantu siswa lebih memahami materi pembelajaran di sekolah. Dia berharap agar pandemi segera berlalu dan kehidupan masyarakat termasuk proses belajardi sekolah  dapat berjalan lancar.

Siswi kelas 8D Mirel Athiyya Kiarachieva yang ikut ekstrakurikuler (ekskul) sastra mengatakan dapat menambah wawasan dia dalam menulis puisi secara benar. Dia merasa senang dapat mengikuti ekskul ini karena dibantu dengan google meet. Saat google meet, gurunya menjelaskan apa itu puisi dan hal-hal lain yang bermakna. Sekarang, dia merasa lebih lancar menulis puisi.

“Secara umum, ekskul di sekolah sangat baik dan penting bagi siswa. Selain ada ekskul wajib, ada ekskul pilihan. Untuk ekskul pilihan, siswa memilih sesuai minat dan kemampuan masing-masing,” kata dia.

Siswi kelas 7A Issabel Sarah Agustin mengemukakan, “Saat pertama kita masuk sekolah, kita akan melewati pendopo yang bertuliskan SMP Negeri 3 Mlati. Setelah melewati pendopo, kita akan melihat banyak sekali ruangan dan beberapa kelas. Di sekolah ini ada beberapa ekstrakurikuler yang dapat diikuti siswa. Guru-guru di sini semuanya bekerja secara professional. Meja setiap kelas tertata rapi dan ruangannya sangat bersih. Tempat dan suasananya yang penuh pepohonan sangat cocok sekali untuk belajar.”

Menurut Sarah, sekolah di SMP Negeri 3 Mlati Sleman itu asyik. Para siswa dapat menjalani proses belajar dengan baik dan penuh semangat. (*/lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments