Home News Pembangunan Terowongan KCJB, Luhut Pandjaitan: Menembus Ketidakmungkinan

Pembangunan Terowongan KCJB, Luhut Pandjaitan: Menembus Ketidakmungkinan

49
0
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Pandjaitan (kanan) saat meninjau pelaksanaan pembangunan salah satu terowongan jalur KCJB (Kereta Cepat Jakarta-Bandung) pada Rabu 12 Januari 2022. Foto: [email protected]

BERNASNEWS.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Pandjaitan meninjau pelaksanaan pembangunan salah satu terowongan jalur KCJB (Kereta Cepat Jakarta-Bandung) pada Rabu 12 Januari 2022. Pembangunan terowongan tersebut menurut Luhut B Pandjaitan untuk menembus ketidakmungkinan menjadi mungkin.

Menurut Menteri Luhut Pandjaitan, di tengah dunia yang bergerak cukup cepat hari ini, keberanian untuk berubah dan mengubah merupakan fondasi untuk membangun Indonesia Maju ke depan. Salah satu bentuk keberanian untuk mengubah dan berubah untuk Indonesia Maju itu adalah dengan membangun KCJB.

Luhut Pandjaitan mengaku teringat pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut bahwa pandemi Covid-19 merupakan momentum kita untuk berbenah, mengembangkan cara-cara baru dalam membangun dan menerobos segala ketidakmungkinan.

“Saya membuktikan perkataan-perkataan beliau itu benar-benar terlaksana ketika saya meninjau progres pembangunan terowongan nomor 2 yang akan dilalui oleh Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB),” kata Luhut Pandjaitan dikutip Bernasnews.com di akun instagram pribadinya yang diunggah pada Rabu 12 Januari 2022 malam.

Menurut Luhut Pandjaitan, ketika turun dari kereta inspeksi, ia menyaksikan sendiri bagaimana terowongan yang memiliki total panjang 1.052 meter sebagai salah satu struktur konstruksi yang punya tantangan geografis cukup tinggi tersebut. Belum lagi, terowongan 2 juga merupakan terowongan single-hole double track dengan kedalaman terkubur maksimum sedalam 53,6 meter.

Dikatakan, kesulitan pembangunan terowongan ini juga semakin kompleks karena berada di area clay shale atau jenis tanah dengan karakteristik yang sangat mudah melapuk apabila terkena air dan terekspose penggalian pada saat konstruksi.

Karena itu, Luhut Pandjaitan merasa pekerjaan ini tentunya perlu dilakukan dengan kehati-hatian dan kecermatan yang tinggi. Pertimbangan berbagai faktor keselamatan perlu diperhatikan secara serius mengingat pembangunan semacam ini belum pernah dilakukan sepanjang negara ini berdiri. Sebab, untuk membenahi hal tersebut akan dilakukan proses penyuntikkan sejumlah bahan cor ke dalam tanah untuk memadatkan struktur tanah yang ada.

“Saya mendengar bahwa KCJB mendatangkan orang-orang hebat yaitu para ahli di bidang konstruksi dari perguruan tinggi ternama di Indonesia. Dimana mereka nanti akan dibantu oleh 17 ahli grouting dari Tiongkok sehingga pekerjaan ini ditargetkan bisa rampung pada akhir April 2022 yang sekaligus menggenapkan 13 terowongan lainnya dengan total panjang keseluruhan 16.662 meter. Seluruh rangkaian pekerjaan ini telah mencakup 72,5 persen dari progress keseluruhan project,” kata Luhut Pandjaitan.

Dikatakan, dari semua rangkaian tersebut, inilah yang disebut sebagai menembus ketidakmungkinan. “Di tengah dunia yang bergerak cukup cepat hari ini keberanian untuk berubah dan mengubah merupakan fondasi untuk membangun Indonesia Maju kedepannya,” kata Menteri Luhut Pandjaitan.

https://www.instagram.com/luhut.pandjaitan/

Apa yang disampaikan Menteri Luhut mendapat dukungan dan apresiasi dari sejumlah warganet. “Lanjuut p Luhut, ..diharapkan sebelum.pèmilu sdh operasi,” komentar Ruseno di akun Instagram @ruseno_1958.

Sementara Hamlet Subekti di akun @amletsubekti mengatakan bahwa perubahan itu kepastian. Sementara arah perubahan adalah pilihan dan butuh keberanian, tentu juga realistis.

Tetap semangat dan jangan pernah berhenti Pak…untuk berkontribusi memajukan NKRI,” komentar RRS pemilik akun @miseror6. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here