Home News Peluncuran Program JENDELA Disertai Pembagian Paket Lebaran untuk Kaum Difabel

Peluncuran Program JENDELA Disertai Pembagian Paket Lebaran untuk Kaum Difabel

188
0
Acara Peluncuran Program Junjung Ekonomi Difabel Berdaya (JENDELA), Minggu (2/5/2021), di Mushala Al Fallah, Kanoman, Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, DIY. (Foto: Kirman Y. Sri Susilo)

BERNASNEWS.COM — Program Junjung Ekonomi Difabel Berdaya (JENDELA) yang bertujuan memberdayakan kelompok difabel, termasuk orang tua dari anak difabel dalam memproduksi makanan dan kerajinan tangan telah diluncurkan pada hari Minggu (2/5/2021), di Mushala Al Fallah, Kanoman, Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, DIY.

Hadir dalam acara tersebut antara lain perwakilan Dosen UMY (Imammudin Yuliadi dan Lilis Setiarti), perwakilan Pengurus ISEI Cabang Yogyakarta (Hari Kusuma SN dan Deni Ismanto) serta wakil Mahasiswa UMY.

“Program JENDELA digagas dan diselenggarakan oleh Pusat Studi Disabilitas dan Kemanusiaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, ISEI Cabang Yogyakarta bekerjasama dengan Kelompok Disabilitas di seluruh DIY, salah satunya Galang Difabel Gamping (Gading),” terang Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta Y. Sri Susilo, Selasa (4/5/2021).

Dikatakan, bahwa Program JENDELA telah dan akan melakukan pelatihan dan pemberdayaan terhadap berbagai kegiatan ekonomi produktif yang dilakukan kelompok difabel. “Di samping itu, juga dilakukan pendampingan usaha termasuk dalam mengelola usaha dan pemasaran hasil produksi,” ucap Y. Sri Susilo.

Wakil Ketua 1 ISEI Cabang Yogyakarta/ Dosen FEB UGM Amirullah Setya Hardi (tengah) saat menyerahkan bingkisan Paket Lebaran kepada salah satu peserta Program JENDELA. (Foto: Kiriman Y. Sri Susilo)

Dalam peluncuran Program JENDELA juga dilaksanakan aksi sosial dengan membagikan sembako dan makanan kecil dari hasil produksi kelompok difabel. Sementara itu, Koordinator Pengabdian Masyarakat ISEI Cabang Yogyakarta/Pengurus MPM PP Muhammadiyah/Dosen FEB UMY, Ahmad Ma’ruf menjelaskan, dalam setiap kegiatan Program Jendela pihaknya berusaha mempromosikan dan membeli produk hasil produksi kelompok difabel.

“Kami berharap ke depan semakin banya pemangku kepentingan terlibat aktif dalam kegiatan kegiatan Program JENDELA,” kata Nurul Yamin selaku Ketua MPM PP Muhammadiyah/ Dosen UMY.

PTN/ PTS dan lembaga lain seperti BUMN, Perbankan dan Perusahaan Swasta melalui kegiatan Abdimas dapat  bergabung dengan Program JENDELA. “Dengan bergabungnya seluruh pemangku kepentingan maka Program JENDELA ke depan dapat mencapai tujuan dan ssaran dengan lebih optimal,” harap Nurul Yamin.

Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua 1 ISEI Cabang Yogyakarta/ Dosen FEB UGM Amirullah Setya Hardi yang menegaskan, Program JENDELA ini dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi lembaga untuk melaksanakan pengabdian masyakarat, bakti sosial, dan corporate social responsibility (CSR).

“ISEI Cabang Yogyakarta mendukung Program JENDELA dan mengajak pemangku kepentingan di DIY untuk terlibat dan bersinergi agar tujuan serta sasaran program dapat lebih efektif dan optimal,” ucap Amirullah Setya Hardi.

Sementara Y. Sri Susilo selaku Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta menambahkan, bahwa Program JENDELA ini secara bertahap akan menyasar seluruh kelompok difabel yang produktif di seluruh DIY. Acara peluncuran tersebut diakhiri pembagian paket Lebaran kepada sekitar 100 difabel produktif yang berasal dari Kapanewon Gamping dan Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here