Home News Peluang Usaha Baru Perlu Dijajaki Di Masa Pandemi

Peluang Usaha Baru Perlu Dijajaki Di Masa Pandemi

170
0
Tim PKM Universitas Widya Mataram mendampingi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani, dengan judul ‘Optimalisasi Bauran Marketing, Digitalisasi Produk Kreatif Untuk Penguatan IRT Teh Bunga Telang Penunjang Mitigasi Pandemi Agrowisata Lereng Merapi, Kabupaten Sleman'. (Foto: Tangkapan Layar)

BERNASNEWS.COM — Masih banyak peluang yang dapat dijajaki  pelaku usaha di masa pandemi. Di balik perekonomian yang cenderung memburuk di masa pandemi ini, inovasi dan kreatifitas dibarengi dengan optimisme tinggi amat dibutuhkan.

Bisnis yang berkaitan dengan sektor kesehatan mulai dari masker, alat perlindungan diri (APD) dan hand sanitizer, peluangnya cukup baik. Sejumlah usaha frozen food menggunakan promosi media sosial makin diminati konsumen. Kondisi masyarakat yang harus banyak menjaga jarak dan isolasi diri, membuat tingkat konsumsi makanan frozen meningkat.

Hal itu disampaikan Dr. Oktiva Anggraini, SIP, MSi, dosen Fisipol Universitas Widya Mataram (UWM) dalam pendampingan daring kegiatan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan mitra Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemiri Edum, Desa Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Jumat (20/8/2021) lalu.

Oktiva mengajak agar warga desa dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam. “Selain untuk refreshing, kesibukan baru tersebut dapat mendatangkan nilai ekonomi untuk keluarga,” ungkap Oktiva, melalui rilis yang dikirim, Kamis (26/8/2021).

Dikatakan, kebutuhan sayur mayur sedikit tertolong sehingga uang yang seharusnya untuk membeli sayur dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang lain. “Peluang-peluang baru inilah yang bisa dikembangkan para wanita tani dan sekaligus sebagai strategi coping,” jelas Oktiva.

Tim PKM Universitas Widya Mataram di tahun ini mendapatkan kepercayaan dari Kemeristek-BRIN untuk mendampingi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani, dengan judul ‘Optimalisasi Bauran Marketing, Digitalisasi Produk Kreatif Untuk Penguatan IRT Teh Bunga Telang Penunjang Mitigasi Pandemi Agrowisata Lereng Merapi, Kabupaten Sleman,’

“Bersama anggota Masrul Indrayana, ST, MT,  Tim PKM  telah melaksanakan serangkaian kegiatan yang memiliki sejumlah nilai manfaat dalam mengoptimalkan potensi mitra dalam memasarkan produknya dan penguatan IRT Bunga Telang,” paparnya.

Program yang dilakukan, imbuh Oktiva, telah menunjang bangkitnya entrepreneurship mitra untuk lebih optimal lagi mengkombinasikan cara-cara pemasaran produk di masa pandemi yang panjang. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Purwobinangun  yang mengupayakan berkembangnya  agrowisata Lereng Merapi, Kabupaten Sleman.

Tim PKM  berupaya menguatkan bisnis ramuan herbal, yakni teh Bunga Telang. Pertimbangannya, di masa pandemi, permintaan masyarakat terhadap minuman kesehatan meningkat  karena bermanfaat  untuk menjaga imunitas. Peluang ini perlu disiasati dengan promosi yang lebih gencar dan kreatif.

Kegiatan aksi yang dilaksanakan meliputi  pelatihan teknologi informasi, pelatihan manajemen pariwisata dan bauran marketing mix dan pelatihan digitalisasi produk kreatif.

“Hasil dampingan menunjukkan, mitra lebih kreatif dalam menampilkan kontent promosi di media sosial, frekwensi promosi meningkat dan berimbas pada omzet mitra meningkat. Mitra tetap mengutamakan modal sosial sebagai peneguh interaksi sosial di masa pandemi panjang,” ujar Oktiva.

Masa pandemi Covid 19 menjadi penghalang penerapan jadwal yang semula telah disepakati antara mitra dan Tim PKM. Karena ada pembatasan di berbagai wilayah, gerakan warga menjadi terbatas, sementara ancaman pandemi  masih menghantui baik bagi tim PKM maupun mitra.

Apabila dipaksakan untuk  diselenggarakan  maka akan beresiko besar bagi penularan Covid-19. Oleh karena itu Tim PKM mengubah sebagian  pemberian pelatihan offline menjadi pelatihan online. “Di sisi lain, keinginan dan motivasi mitra cukup tinggi,” imbuhnya. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here