Home News Pelaku Pemerkosaan Mahasiswa UMY Diberhentikan Tidak Hormat

Pelaku Pemerkosaan Mahasiswa UMY Diberhentikan Tidak Hormat

93
0
Rektor UMY, Gunawan Budiyanto menyebut pelaku pemerkosaan diberhentikan secara tetap dengan tidak hormat. foto: birgita

BERNASNEWS.COM – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengambil tindakan tegas pada pelaku pemerkosaan mahasiswa yang kasusnya viral di media sosial. Rektor UMY Gunawan Budiyanto menyatakan pelaku diberhentikan dengan tidak hormat alis drop out.

“MKA diberhentikan secara tetap dengan tidak hormat sebagaimana tercantum dalam Pasal 8 Peraturan Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Nomor 017/PR-UMY/XI/2021 tentang Disiplin dan Etika Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,” ucapnya dalam jumpa pers di UMY pada Kamis (6/1/2022).

Berdasarkan investigasi yang dilakukan dengan melibatkan Komite Disiplin dan Etik Mahasiswa UMY diketahui bahwa korban pemerkosaan tersebut tak hanya satu, melainkan 3 orang. Gunawan menyebut bahwa kejadian yang menimpa 2 korban terjadi lebih dulu di tahun 2018.

“Kasus pertama justru korban ketiga. Curhat ke temannya untuk disampaikan ke medsos,” ucap dia.

Kampus Siap Beri Pendampingan Bagi Korban

Setelah mencuatnya kasus ini, pihak kampus menjanjikan akan memberi pendampingan bagi 3 korban yang saat ini disebut masih berstatus sebagai mahasiswa aktif mereka. Faris Al-Fadhat selaku Wakil Rektor Kemahasiswaan mengatakan bahwa mahasiswa itu nantinya akan diberikan pendampingan psikologis.

Namun jika ditanya terkait langkah atau dorongan kampus, ia menyebut bahwa kampus sejauh ini bisa melakukan yang berada dalam ranah sesuai aturan rektor berupa mengambil tindakan pendisiplinan. Meski demikian, mereka juga akan mendukung jika nantinya korban berniat membawa persoalan ini ke ranah hukum.

“Ranah yang kami lakukan sesuai aturan rektor adalah mengambil langkah disiplin pada mahasiswa. Sehingga yang bisa kami lakukan adalah melihat ini ada ranah pelanggaran etika dan disiplin,” katanya.

“Terkait ranah hukum, kami sangat menghormati nanti proses hukum berlaku dan menghormati hak korban. Kami akan tetap dukung. Pertama kami memberikan layanan psikologi untuk mengembalikan kepercayaan diri,” pungkasnya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan kasus dugaan kekerasan seksual pemerkosaan yang dilakukan salah seorang mahasiswa yang juga aktivis kampus di UMY. Kronologis kekerasan seksual itu diunggah oleh akun Instagram @dear_umycatcallers. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here