Home News Pelaksanaan Program Adiwiyata, SMKN 2 Yogyakarta Tanam 50 Pohon di Lingkungan Sekolah

Pelaksanaan Program Adiwiyata, SMKN 2 Yogyakarta Tanam 50 Pohon di Lingkungan Sekolah

346
0
Penanaman pohon sebagai wujud SMK N 2 Yogyakarta melaksanakan program Adiwiyata, Kamis (15/4/2021). Foto: Istimewa.

BERNASNEWS.COM — Kepala sekolah SMK Negeri 2 Yogyakarta Dodot Yuliantoro, SPd, MT secara simbolik melakukan penanaman pohon, Kamis (15/4/2021), di Kampus SMK N 2 Yogyakarta, Jetis, Yogyakarta. Penanaman pohon ini sebagai wujud SMK N 2 Yogyakarta melaksanakan program Adiwiyata yang targetnya pada tahun ini mendapatkan lisensi sekolah Adiwiyata dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta dan Propinsi DIY.

“Tahun 2021 ini target kita adalah sebagai sekolah adiwiyata yang diakui oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta dan Propinsi DIY, sehingga berikutnya kami bisa melaksanakan program Adiwiyata secara mandiri,” terang Dodot Yuliantoro kepada Bernasnews.com.

Kepala sekolah SMK Negeri 2 Yogyakarta Dodot Yuliantoro, SPd, MT secara simbolik melakukan penanaman pohon, Kamis (15/4/2021), di halaman lingkungan sekolah. (Foto: Istimewa)

Dikatakan, SMK N 2 Yogyakarta secara konsisten melaksanakan program Vokasi dari Kemendikbud, yaitu menyelaraskan semua pembelajaran dengan budaya kerja industri (employibility skills dan industry culture). “Maka melalui sekolah berbasis industri sekarang ini salah satunya dengan menggandeng mitra industri sebuah perusahaan nasional,” ungkap Dodot.

Penanaman pohon buah secara simbolik di lingkungan SMK N 2 Yogyakarta selain merupakan dalam rangka Tree Planting 100.000 pohon dalam rangka 100 tahun anniversary perusahaan mitra sekolah. Juga sebagai wujud kepedulian perusahaan dan sekolah menjaga bumi kita tercinta ini.

Dalam kesempatan ini SMK N 2 Yogyakarta mendapatkan bantuan 50 batang pohon berbagai macam buah. Kerjasama yang selama ini telah terjalin baik antara SMK N 2 Yogyakarta dan perusahaan mitra. “Hal ini sebagai bukti nyata penerapa kurikulum berbasis industri dalam menyiapkan sumber daya manusia siap pakai dalam SMK Link and Match Program dari penyelarasan kurikulum, magang guru dan siswa, guru tamu, sertifikasi kompetensi dan perekrutan karyawan,” tutup Dodot Yuliantoro. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here