Home News Patriot Garda Nusantara Pelopori Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Patriot Garda Nusantara Pelopori Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

64
0
Ketua PGN Gus Iwan Cahyono (kri) dan Kadensus 88 Irjen Pol Marthinus Hukom melakukan salam komando. Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM – Patriot Garda Nusantara (PGN), sebuah Organisasi Massa (Ormas), menjadi salah satu organisasi massa yang memiliki banyak pengikut di Tanah Air. Bahkan PGN yang dipimpin Ketua Umum Gus Iwan Chayono ini digadang-gadang menjadi salah satu ormas yang paling disukai rakyat, karena platform, misi dan visinya yang baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan performa yang baik itu, tak heran PGN yang didirikan oleh Kh Nuril Arifin (Gus Nuril) ini mendapat pujian dan dukungan dari berbagi pihak. Bahkan pujian dan dukungan itu disampaikan langsung oleh Direktur Identifikasi dan Sosialisasi Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri MD Shodiq di hadapan peserta Pemantapan Wawasan Kebangsaaan dan Pembaretan PGN di Syariah Hotel Solo, Minggu (24/10/2021).

Acara pembaretan pendiri PGN Kh Nuril Arifin (Gus Nuril) tersebut dihadiri Ketua Umum PGN Gus Iwan, Kadensus 88 Aniteror Mabes Polri Irjen Marthinus Hukom dan jajaran, KGPH Suryo Wicaksono, perwakilan kepala daerah Solo Raya, perwakilan PGN Nusantara dan sebagainya.

Pada kesempatan itu, Shodiq mengatakan bahwa PGN merupakan ormas yang langsung mengejawantahkan makna kehidupan berbangsa dan bernegara. “Implementasi berbangsa dan bernegara, seperti yang dilakukan PGN yang dipimpin Gus Nuril ini,” kata Shodiq.

Menurut Shodiq, ada beberapa masalah yang dihadapi bangsa ke depan, seperti banyaknya orang yang terpapar paham radikal dan terorisme, yang saat ini mencapai 2.326 orang, 998 di antaranya berada dalam tahanan, baik di rutan maupun  lapas.

“Bagaimana dampak kemenangan Taliban, itu bagian kecil. Bagaimana pengaruh global, dunia inflitrasi termasuk ideologinya. Saya buka ini fakta, ada 1.300 (orang) ini kami kelola. Orang-orang yang saya bina, agar diterima. Jika mereka diajak, atau bergabung ke PGN diterima tidak?” tanya Shodiq yang langsung dijawab anggukan bersedia dari pengurus PGN. Shodiq berharap agar mereka tidak terseret terorisme.

Sementara itu, ratusan orang dari berbagai elemen dan latar belakang di Solo Raya bergabung ke Patriot Garda Nusantara (PGN). Mereka mengikuti seremoni pembaretan dan pemantapan wawasan kebangsaan yang digelar di Syariah Hotel Solo, Minggu (24/10/2021).

Dalam acara yang dihadiri pendiri PGN Kh Nuril Arifin (Gus Nuril), Ketua Umum PGN Gus Iwan, Kadensus 88 Aniteror Mabes Polri Irjen Marthinus Hukom dan jajaran, KGPH Suryo Wicaksono, kepala daerah Solo Raya, perwakilan PGN Nusantara dan sebagainya itu, Panglima PGN ini meminta pasukan PGN yang baru mengikuti pembaretan agar mewaspadai hal dampak dari kemenangan Taliban di Afganistan.

Pada kesempatan itu, Gus Nuril juga menyinggung sejarahperang salib. Peristiwa paling bersejarah di dunia itu menjadi tonggak perdamaian antar umat beragama. “Panglima perang keduabelah pihak telah menunjukkan kasih sayangnya, sehingga tidak terjadi perang yang lebih besar lagi. Dua hal ini yang harus ditiru, masing-masing agama harus saling melindungi. PGN harus belajar dari kisah sejarah itu,” tegas Gus Nuril dalam rilis yang diterima Bernasnews.com, Senin 25 Oktober 2021.

Panglima PGN ini mendapat kejutan berupa hadiah sebuah patung tokoh besar yang sangat dipuja-puja dan menjadi inspirasi pendiri bangsa yakni Maha Patih Gadjah Mada dari perwakilan PGN Mojokerto. Gus Nuril mengatakan, dua tokoh yang paling dihormati adalah Kuan Kong pemersatu China dan Gadjah Mada.

“Saya menghormati hadiah patung ini. Tetapi yang pantas menerima penghargaaan adalah Martinus Hukom (Kedensus, red). Saya punya lukisan Gadjah Mada besar. Saya mengidolakan Sosok Gadjah Mada ada pada diri Martinus Hukom. Nah, kita anak cucunya Majapahit wajib meneruskan cita-cita, tidak pernah takut, tidak pernah menyerah,” tegas Gus Nuril yang disambut tepuk tangan riuh peserta pembaretan. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here