Home News Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah

Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah

307
0
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Rabu (15/4/2020) sore. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.vom/repro MetroTV

BERNASNEWS.COM – Pasien yang sembuh dari virus Corona atau Covid-19 terus bertambah. Pada Rabu (15/4/2020), jumlah pasien yang sembuh bertambah 20 orang sehingga total yang sembuh menjadi 446 orang. Sementara pasien yang meninggal hingga Rabu (15/4/2020) sebanyak 469 orang atau bertambah 10 orang dibanding sehari sebelumnya atau Selasa (14/4/2020) sebanyak 459 orang.

“Hingga hari ini 36,431 spesimen sudah diperiksa terkonfimasi positif sehingga sampai saat ini 5.136 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan 446 orang di antaranya semebuh. Kita bersyukur semakin banyak yang sembuh,” kata dr Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Rabu (15/4/2020) sore.

Menurut Achmad Yurianto, jumlah kasus yang terkonfirmasi positif bertambah 297 kasus, pasien sembuh bertambah 20 orang, sementara yang meninggal dunia meningkat 10 kasus. Dari data tersebut menunjukkan bahwa penularan masih terjadi. Karena itu ia mengajak masyarakat agar saling bahu membahu untuk memastikan tidak ada lagi terjadi penularan.

“Karena itu hargai mereka yang melakukan isolasi diri di rumah. Jangan ada lagi diskriminasi terhadap mereka yang dinyatakan positif,” tambah Yuri seperti dikutip Agus Wibowo, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, dalam laman covid19.go.id.

Sebelumnya pada Selasa (14/4), tercatat 4.839 kasus positif Covid-19. Dari jumlah itu 459 orang meninggal dan 426 orang sembuh. Data tersebut merupakan pencatatan yang dilakukan sejak Selasa pukul 12.00 WIB hingga Rabu pukul 12.00 WIB.

Achmad Yurianto secara rinci meyebutkan data positif Covid-19 di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh ada 5 kasus, Bali 98 kasus, Banten (281), Bangka Belitung (5), Bengkulu (4), DIY (62) dan DKI Jakarta (2.474) kasus.

Kemudian, Jambi 6 kasus, Jawa Barat (559), Jawa Tengah (292), Jawa Timur (499), Kalimantan Barat (13), Kalimantan Timur 35 kasus, Kalimantan Tengah 33 kasus, Kalimantan Selatan 49 kasus, dan Kalimantan Utara 20 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 32 kasus, NTB 37 kasus, Sumatera Selatan 22 kasus, Sumatera Barat 55 kasus, Sulawesi Utara 18 kasus, Sumatera Utara 78 kasus, dan Sulawesi Tenggara 24 kasus. Adapun di Sulawesi Selatan 242 kasus, Sulawesi Tengah 22 kasus, Lampung dan Riau 20 kasus, Maluku Utara empat kasus, Maluku 14 kasus, Papua Barat dua kasus, Papua 75 kasus, Sulawesi Barat tujuh kasus, dan masing-masing satu kasus di NTT dan Gorontalo. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here