Home Opini Pancasila jadi Kekuatan Bangsa Menghadapi Pandemi Covid-19

Pancasila jadi Kekuatan Bangsa Menghadapi Pandemi Covid-19

6435
0
Nunik Dwiastuti SPd, Guru PPKn SMK Negeri 5 Yogyakarta

BERNASNEWS.COM – Sudah enam bulan lebih bangsa Indonesia menghadapi Pandemi Covid-19. Semakin hari kasus orang yang terpapar virus ini bukannya semakin berkurang namun justru semakin bertambah. Dampak dari pandemi ini pun dirasakan oleh masyarakat dalam segala bidang baik bidang ekonomi, sosial dan budaya. Hal ini membuat kita khawatir, cemas dan takut dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Agar memiliki kekuatan bersama dalam menghadapi Pandemi ini, lalu apa yang harus kita lakukan?

Bangsa Indonesia mempunyai kekuatan yang luar biasa dalam menghadapi segala persoalan, karena memiliki dasar negara dan pandangan hidup yang kuat yaitu Pancasila. Dan sebagai kekuatan bangsa, Pancasila tidak akan pernah berarti jika nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak dihayati dan diamalkan secara nyata.

Dengan demikian rasanya kita perlu memahami dan menghayati kembali nilai-nilai yang terkandung di dalamnya agar dapat mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila mengandung banyak nilai, baik nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praksis yang sangat relevan dengan kehidupan bangsa Indonesia dalam berbagai masa, karena nilai-nilai Pancasila digali dari kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari.

Sehingga dalam keadaan dan kondisi apa pun, nilai-nilai Pancasila dapat dijadikan pedoman dan kekuatan untuk menghadapi berbagai ancaman, hambatan, gangguan dan tantangan. Sejarah telah membuktikan bahwa berbagai ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia mampu diatasi dengan baik dengan dasar negara Pancasila tersebut. Mulai dari ancaman yang bersifat ideologi seperti pemberontakan G30S/PKI, pemberontakan DI/TII, maupun ancaman yang bersifat ekonomi, sosial dan budaya yang merupakan pengaruh dari paham liberal dan komunis.

Dan di masa Pandemi Covid-19 ini, nilai-nilai Pancasila mampu memberikan kekuatan kepada bangsa Indonesia untuk menghadapi ancaman Pandemi ini dengan baik. Apa saja nilai-nilai tersebut?

Sila Ke-Tuhanan Yang Maha Esa sebagai nilai dasar sila pertama mengandung nilai-nilai religius yang sangat kuat. Di tengah ancaman Covid-19 kita tetap kuat menjalaninya karena selalu berserah pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Sungguh kita merasakan bahwa kita manusia yang lemah yang selalu merasakan kekhawatiran, kecemasan, dan ketakutan akan adanya ancaman penyakit di sekitar kita. Tetapi kedekatan kita pada Tuhan mampu membuat kita kuat dan semangat untuk menghadapinya serta membuat kita tetap mampu untuk bersyukur dalam keadaan apa pun. Kita sebagai bangsa yang religius tentunya percaya bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak yang kuasa dan semua akan indah pada waktunya.

Saling tolong-menolong dan tenggang rasa antar sesama sangat diperlukan dalam masa sekarang ini. Hal ini merupakan perwujudan dari nilai sila kedua Pancasila yaitu Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Mengapa  kita perlu tolong-menolong dan tenggang rasa di tengah ancaman Pandemi Covid-19 ini? Karena banyak rakyat yang terdampak baik dari segi sosial maupun ekonomi. Di sinilah pentingnya kita saling tolong-menolong satu sama lain agar mereka yang terdampak tersebut tetap dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Sementara Persatuan Indonesia sebagai nilai dasar sila Ketiga Pancasila menjadi kekuatan bangsa untuk bersatu padu, bekerjasama dan bergotong-royong satu sama lain dalam menghadapi ancaman Pandemi Covid-19 ini. Ketaatan kita kepada pemerintah dalam menjalankan protokol kesehatan dengan selalu mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjauhi kerumunan-kerumunan adalah wujud kesetiaan kita pada bangsa dan negara sebagai salah satu pencerminan jiwa nasionalisme yang merupakan realisasi nilai praksis sila ketiga Pancasila. Dengan persatuan dan kesatuan bangsa dan semangat nasionalisme yang kuat maka kita pasti mampu menghadapi ancaman Pandemi Covid-19 ini dengan baik.

Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan merupakan nilai dasar sila keempat Pancasila yang wajib kita jalankan dengan cara saling menghargai pendapat satu sama lain, tidak saling menyalahkan, mencari solusi terbaik terhadap masalah ini, bukan justru membuat persoalan baru yang menghambat upaya kita dalam melakukan pencegahan Pandemi Covid-19 ini. Jika kita memiliki ide dan gagasan yang bagus maka bisa disampaikan kepada pemerintah dengan cara yang baik. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan oleh pemerintah dalam menghadapi dan mencegah dampak buruk akibat dari Pandemi Covid-19 ini.

Masyarakat yang adil dan merata akan tetap terwujud di negara kita, jika kita mampu mengamalkan nilai praksis sila kelima Pancasila yaitu tidak bergaya hidup mewah, hemat, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta bersikap adil terhadap sesama. Bagi yang berkelimpahan dapat membantu yang kekurangan, tidak bergaya hidup mewah, tidak boros, tetapi bisa berbagi kepada yang lemah, sehingga tercipta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Pengamalan nilai nilai Pancasila di tengah-tengah ancaman Pandemi Covid-19 inilah yang merupakan kekuatan kita menghadapi bencana non alam ini. Jika kita mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila tersebut, maka sekalipun kita menghadapi ancaman, kita tetap dapat menghadapinya dengan kuat dan mampu mengatasinya dengan baik.

Marilah kita berpatisipasi secara aktif dalam mendukung usaha pemerintah mengatasi ancaman Pandemi Covid-19 ini sesuai bagian kita masing-masing .Marilah Kita mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara dengan sebaik-baiknya. Semoga Pandemi ini segera berakhir. (Nunik Dwiastuti SPd, Guru PPKn SMK Negeri 5 Yogyakarta).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here