Home Seni Budaya Pameran “Roepa Keluarga, Family Art Exhibition” di Tiga Roepa Galeri & Kafe

Pameran “Roepa Keluarga, Family Art Exhibition” di Tiga Roepa Galeri & Kafe

60
0
Suaana pembukaan pameran di Tiga Roepa Galeri & Kafe Yogyakarta. Foto : Maria Vita Puji

BERNASNEWS.COM – Sejak mulai diperkenalkan kepada publik sebagai sebuah Galeri dan Kafe di sisi utara Yogyakarta, Tiga Roepa Galeri & Kafe mendedikasikan ruangnya bagi para pencinta dan pelaku seni budaya, untuk memiliki kesempatan memamerkan karya-karyanya.

Diawali dengan pameran lukisan tunggal mendiang pelukis wanita Indonesia Ida Hadjar, yang merupakan Ibu dari Dennis Yapsir, pemiliki Tiga Roepa Galeri dan Kafe pada Juni 2020 lalu, hingga kini galeri tersebut telah menggelar lebih kurang tujuh pameran.

Dan pada 20-30 November 2020 ini, Tiga Roepa Galeri & Kafe menggelar pameran yang mengusung tema “Roepa Keluarga, Family Art Exhibition.

Dari kiri ke Kanan : Fadhlih, Nissa, Dyan Anggraini, Syania di depan karya Ninda Devita dengan judul Makan Bersama, 120 x 170 cm, Oil painting on Canvas, 2004. Foto : Maria Vita Puji

Pameran kali ini bisa disebut istimewa, karena bukan pameran tunggal atau pameran bersama para pelaku seni dan budaya yang ternama. Sesuai dengan tema yang diusung, kali ini merupakan pameran karya keluarga. Niken Sarwosih (ibu rumah tangga) beserta keempat anaknya, Nindya Devita, Nissa Larasati, Syania Shabrina dan Fadhlih Y Ramadhan,menggelar pameran karya mereka.

Karya dituangkan di atas kanvas dalam berbagai ukuran, kombinasi cat minyak dan akrilik sehingga menampilkan dan mengekspresikan jiwa polos anak-anak yang merdeka, hingga goresan remaja dan dewasa tentang keindahan flora, perilaku satwa dan fauna.

Pelukis Ida Hadjar telah membuahkan energi dan semangat bagi anak-anak yang tinggal di seberang jalan, di depan rumahnya. “Mereka tidak hanya mengenal seni lukis, tetapi Ida Hadjar telah membuat mereka merdeka jiwanya,” tutur Dyan Anggraini, seorang pelukis Indonesia yang menuliskan pengantar dalam pameran keluarga ini.

Suasana pameran. Foto : Maria Vita Puji

“Sebagian lukisan yang dipamerkan dilukis pada saat masih duduk di bangku TK dan SD,” kata Niken. Sedangkan karyanya sendiri dibuat beberapa tahun terakhir setelah anak-anaknya menginjak dewasa.

Menyaksikan pameran ini, pengunjung akan diajak untuk menikmati jejak perjalanan seorang ibu dalam mendampingi anak-anaknya bertumbuh. Karya anak-anak menggambarkan aktivitas ibu yang terdokumentasikan diatas kanvas hingga aneka media lainnya seperti tampah bambu. Bukan teknik lukis yang perlu disimak ,melainkan semangat perhatian seorang Ibu dalam menyediakan ruang, waktu dan diri seutuhnya bagi jiwa anak-anaknya.

Dyan Anggraini (Pelukis Indonesia) di depan karya Niken Sarwosih dengan judul My Family Hobby, 40 x 60 cm, Acrylic on Canvas, 2018. Foto :Maria Vita Puji

“Kami hanya menyediakan kanvas dan cat, selebihnya anak-anak sendiri yang melukiskan pikiran, perasaan dan ekspresinya,” kata Niken. (Maria Vita Puji, penikmat seni)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here