Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeEkonomiPada Dies Natalis Unpar, Presiden Jokowi: SDM Unggul Bawa Indonesia Bersaing di...

Pada Dies Natalis Unpar, Presiden Jokowi: SDM Unggul Bawa Indonesia Bersaing di Ekonomi Digital

BERNASNEWS.COM – Pada hari Senin 17 Januari 2022, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi pengarahan pada peringatan Dies Natalis ke-67 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) di Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) Unpar Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengatakan yakin bahwa sumber daya manusia (SDM) yang unggul akan membawa Indonesia mampu bersaing dalam bidang ekonomi digital. Karena itu, Presiden Jokowi meminta pendidikan tinggi perlu memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar dari program pendidikan yang ditetapkan oleh perguruan tinggi.

Presiden Jokowi meminta perguruan tinggi untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar kepada siapa saja dan di mana saja, seperti belajar pada dunia industri, belajar kepada dunia perbankan dan sebagainya.

Presiden Joko Widodo mendapat penjelasan dari Rektor Unpar Mangadar Situmorang PhD saat berkunjung ke Unpar Bandung, Senin 17 Januari 2022. Foto: BPMI Sekretariat Presiden

Dikatakan, SDM unggul harus disiapkan karena dunia akan berubah menjadi hybrid, baik hybrid knowledge maupun hybrid skill. Karena itu, mahasiswa harus dipersiapkan untuk selalu siap belajar dalam rangka menghadapi perubahan yang terus bermunculan. “Semua mahasiswa ke depan paham mengenai matematika, mengenai statistik, mengenai ilmu komputer, paham mengenai bahasa, bukan Inggris saja, tapi bahasa coding akan lebih penting,” kata Presiden Jokowi dikuitip Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com pada Senin 17 Januari 2022.

Menurut Presiden Jokowi, Indonesia memiliki potensi besar di sektor ekonomi digital. Pasar digital Indonesia bahkan tumbuh pesat dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Kepala Negara memprediksi, pada tahun 2025, pasar digital Indonesia dapat meningkat sampai di angka USD 146 miliar.

“Kita prediksi di 2025, pasar digital kita akan meningkat sampai di angka USD146 miliar. Ini artinya potensinya Rp2.100 triliun. Ini bagian yang muda-muda untuk ngerjain ini, jangan diambil oleh negara-negara lain. Indonesia memberikan kontribusi signifikan bagi ekonomi digital di Asia Tenggara. Kita berkontribusi 40 persen ekonomi digital kita di Asia Tenggara,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Joko Widodo mendapat penjelasan dari Rektor Unpar Mangadar Situmorang PhD saat berkunjung ke Unpar Bandung, Senin 17 Januari 2022. Foto: BPMI Sekretariat Presiden

Kepala Negara mengatakan bahwa pmerintah terus melakukan pembangunan infrastruktur guna mendukung transformasi digital di Tanah Air. Pada tahun 2021, pemerintah telah memulai proses konstruksi satelit multifungsi, Satelit Republik Indonesia (Satria-I). Selain itu, pembangunan stasiun pemancar juga telah mulai dilakukan di ribuan desa dan kelurahan guna mendukung akses jaringan 4G.

Farming dan refarming spektrum frekuensi radio yang telah dilakukan untuk optimalisasi kualitas layanan jaringan 4G dan pengembangan jaringan 5G dan untuk menjalankan program analog switch off,” kata Presiden Jokowi.

Selain transformasi ekonomi digital, Presiden mengatakan bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk bertransformasi menuju ekonomi hijau dengan hasil produk hijau yang memiliki nilai tambah tinggi. Menurut Presiden, potensi energi baru terbarukan di Indonesia mencapai 418 gigawatt atau 418 ribu megawatt.

“Ini gede sekali. Kita memiliki 4.400 sungai, ini bisa jadi hydropower. Kita memiliki arus bawah laut, sementara dua pertiga wilayah kita adalah laut. Kita memiliki 29 ribu megawatt geotermali, baru dipakai 2.000, artinya masih ada 27 ribu megawatt. Kita memiliki angin yang sudah kita coba di Jeneponto, di Sidrap, di Sulawesi di Sukabumi,” kata Presiden.

Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan pada peringatan Dies Natalis ke-67 Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) di Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) Unpar Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Sennin 17 Januari 2022. Foto: BPMI Sekretariat Presiden

Dikatakan, pembangunan Kawasan Industri Hijau di Provinsi Kalimantan Utara juga masih terus berlangsung. Kepala Negara meyakini, keberhasilan pembangunan kawasan ini akan menjadi gerbang baru bagi Indonesia menjadi negara industri besar yang patut diperhitungkan dunia.

“Akan menjadi pintu gerbangnya di situ, Kawasan Industri Hijau di Kalimantan Utara. Semoga dalam waktu 4, 5 tahun itu sudah bisa diselesaikan untuk tahapan pertama,” ucap Presiden. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments