Saturday, May 21, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeSeni BudayaOscar, Pameran Seni Rupa “Adib”, dan Upaya Peneguhan Berbuat Baik

Oscar, Pameran Seni Rupa “Adib”, dan Upaya Peneguhan Berbuat Baik

bernasnews.com – Suasana pandemi Covid 19 tidak boleh menyurutkan siapa saja untuk tetap berkarya dengan tetap mengutamakan kesehatan. Tidak terkecuali seniman Oscar Artunes Ranuhandoko. Dia mengadakan pameran tunggal seni rupa bertajuk Adib di kediamannya, Jogonalan Lor 202 Kasihan, Bantul, Yogyakarta sejak 22 Februari hingga 22 Maret 2022. Pameran dibuka pada pukul 09:00 – 16:00 WIB. Untuk menyaksikan pameran itu, pengunjung harus kontak ke seniman tersebut terlebih dulu untuk menghindari kerumunan.

Oscar yang putra penari kawakan dan Dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta Daruni, M.Hum ini memilih tema Adib pameran tunggal seni rupanya dengan suatu pesan kepada siapa saja, sesama insan manusia di dunia ini.  Adib dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti beradab, tata krama, sopan. Semuanya berkaitan dengan nilai moral. Dalam lelaku Jawa disebut sila. Lahirnya perbuatan baik, sikap kepedulian adalah ciri manusia hidup yang dipenuhi kesadaran.

“Kesadaran manusia itu dibangun atas dasar dari asal usulnya. Asal usul yang dimaksud di sini bukan mengenai identitas di mana orang itu lahir dan tinggal, namun asal usul dari mana jiwanya dan siapa yang menciptakannya. Dari mana manusia itu berasal dan kemana manusia itu akan kembali ke asalnya,” kata Oscar dalam siaran pers yang dikirimkan ke bernasnews.com melalui ayahnya, seniman Sigit Supradah.

Oscar Artunes Ranuhandoko dan salah satu karya lukisannya di kediamannya Jogonalan Lor 202, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. (Foto : Dokumen Pribadi)

Oleh karena itu, manusia penting mulai membangun kesadaran dari dirinya sendiri. Dalam Bahasa Jawa ada istilah ngrumangsani atau merasa dimana manusia harus selalu ngrumangsani di hadapan Gusti Sang Maha Pencipta bahwa dirinya tidak pantas. Dari sikap ngrumangsani itu manusia tidak akan pernah saling menghakimi karena merasa dirinya sama-sama tidak pantas di hadapan Gusti.

Maka nilai dalam Adib atau Moral menjadi salah satu pemahaman berupa peneguhan sebagai jalan untuk melahirkan perbuatan-perbuatan baik manusia. Harapannya, manusia dapat memanusiakan manusia dan seluruh makhluk ciptaanNya.

“Semua perubahan dalam sebuah peradaban diawali dari diri sendiri. Manusia harus kembali kepada dirinya sendiri dan mengenali dirinya sendiri. Mengapa? Karena Adib akan dijumpai dalam dirinya melalui tuntunan Budi yang tinggal di dalam diri manusia,” kata Oscar yang pernah pameran tunggal satu karya di Universitas Widya Mataram (UWM) tahun lalu.

Oscar Artunes Ranuhandoko menyukai gambar sejak kecil dan sering mengikuti lomba menggambar antara lain yang diadakan UNESCO tahun 1995 dan 1996. Lulus SMP, dia masuk Sekolah Menengah Musik (SMM) Yogyakarta. Kemudian tahun 2004 melanjutkan studi ke ISI Yogyakarta untuk belajar instrumen violin.

Sejak awal 2014 Oscar mulai menggambar lagi. Pada tahun 2015 dia ikut pameran 40 Days To Infinity, Wartawan Udin Dibunuh karena Berita dan Hope in The Future. (*/mar)   

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments