Home Ekonomi OJK Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

OJK Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

146
0
Para peserta foto bersama usai giat diskusi bersamaKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh, Jumat (5/3/2021) malam. Foto: Kiriman Y. Sri Susilo.

BERNASNEWS.COM — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso berkesempatan menggelar diskusi dengan perwakilan akademisi dan ekonom DIY, Jumat (5/3/2021) malam, bertempat di Kantor OJK DIY, Jalan Timohon, Yogyakarta.

Hadir dalam diskusi tersebut, ekonom yang juga pengurus\ anggota ISEI Cabang Yogyakarta. Sebagian besar mereka dosen FEB UGM yaitu Prof. Dr. Sri Adiningsih, Prof. Dr. Gunawan Sumodiningrat, Dr. Bagus Santosa, Dr. Rimawan Pradiptyo, Dr. Elan Satriawan dan Dr. Eko Suwardi selaku Dekan FEB UGM/ Ketua ISEI Cabang Yogyakarta. Di samping itu juga hadir Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) dan Dr. Y. Sri Susilo, Dosen FBE UAJY/ Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta.

Dalam pengantar diskusi, Wimboh Santosa mengingatkan bahwa Pandemi Covid-19 ini berdampak bagi perekonomian dan pasar keuangan sehingga menekan kinerja sektor riil dan berujung pada meningkatnya pengangguran. “Pandemi juga berdampak pada meningkatnya beberapa potensi risiko, baik risiko likuiditas maupun kredit yang dapat mengancam stabilitas sistem keuangan,” jelas Wimboh.

Seperti diketahui, OJK telah mengeluarkan kebijakan yang forward looking dan countercyclical yang bertujuan mengurangi volatilitas pasar, memberikan ruang bagi sektor riil dan dapat bertahan, serta menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Stabilitas sistem keuangan masih tetap terjaga dengan baik sehingga dapat berperan dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. (Foto: Kiriman Y. Sri Susilo)

Selanjutnya Wimboh juga menjelaskan lima kebijakan stimulus untuk mendorong program pemulihan ekonomi nasional 2021 yang masuk dalam Masterplan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI) 2021-2025. Satu diantaranya,  adalah memperpanjang restrukturisasi kredit bagi debitur terdampak Covid-19 hingga 2022.

Dari hasil diskusi tersebut terdapat beberapa poin yang penting terkait dengan pemulihan upaya ekonomi nasional, termasuk di DIY. Pertama, kebijakan stimulus ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah, Bank Indonesia, dan OJK sudah dalam jalur yang tepat. Dampak stimulus ekonomi yang telah dilakukan diharapkan mulai berdampak pada Triwulan I-2021.

Kedua, vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan 5M yang dilakukan menjadi prasyarat upaya pemulihan ekonomi. Upaya pemerintah bersama BI dan OJK untuk akselerasi vaksinasi harus didukung oleh seluruh pihak, baik pelaku ekonomi, berbagai kalangan profesi, media massa dan  masyarakat.

Ketiga, kegiatan pariwisata dan pendidikan di DIY menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi DIY. Dalam kodisi Pandemi Covid-19 kedua sektor tersebut belum dapat diandalkan kembali. Untuk itu upaya untuk membuka secara bertahap dan selektif juga akfitas pariwisata serta pendidikan harus diperhitungkan dengan cermat dan teliti.

Sektor ekonomi lain harus didorong untuk menggerakkan perekonomian DIY, seperti misalnya industri pengolahan dan kerajinan yang berbasis produk ekspor serta industri kreatif dan digital.

Keempat, kesadaran masyarakat DIY untuk taat pada protokol kesehatan 5M perlu ditingkatkan. Aktifitas masyarakat berupa “Njaga Keluwarga, Njaga Tetangga, dan Njaga Kampung” yang selama ini dijalankan merupakan bentuk nyata dari Pemberlakuan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) Mikro. Hal ini mendukung proses percepatan pemulihan ekonomi.

Acara diskusi dalam suasana informal dan penuh kekeluargaan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama. Jimmy Parjiman  selaku Kepala OJK DIY menambahkan, bahwa acara diskusi sejenis direncanakan diadakan secara berkala dan melibatkan pemangku kepentingan OJK. “Acara tersebut bertujuan untuk sosialisasi kebijakan OJK, sekaligus juga mencari masukan dari pemangku kepentingan,” tutup Jimmy. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here