Home Pariwisata Odong odong dan Kuliner Alkid Libur

Odong odong dan Kuliner Alkid Libur

101
0
Suasana Alun alun Kidul (Alkid) kagungan ndalem Kraton Yogyakarta saat dinyatakan libur bagi pelaku pariwisata, Kamis (26/3/2020). Foto: Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com.

BERNASNEWS.COM — Berkurangnya halaman rumah dan ruang publik diganti dengan bangunan rumah di kampung-kampung Kota Yogyakarta menjadikan warga mencari alternatif tempat untuk bersantai, momong bocah atau sekadar untuk olah raga. Salah satunya tempat adalah Alun-alun Kidul (Alkid) milik kagungan dalem Kraton Yogyakarta. Seiring dengan perkembangan waktu lapangan yang loksasi tepatnya berada di wilayah Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta kini telah menjadi tujuan wisata dan tempat nongkrong anak muda di malam hari.

Suasana pagi hari Alkid yang biasanya banyak warga yang berolah raga atau nongkrong menikmati kuliner menjadi lengang dan sepi. Foto diabadikan, Kamis (26/3/2020). Foto: Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com.

Menindaklajuti surat edaran Walikota Kota Yogyakarta dalam upaya pencegahan Corona Virus Desase 2019 (Covid-19) dan imbauan pemerintah agar masyarakat melakukan Social Distancing, jaga jarak dan melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), atas koordinasi Tripika Kraton (Kecamatan, Polsek, dan Koramil) dengan Paguyuban Pelaku Pariwisata Alun alun Kidul Yogyakarta (Paparasi Alkid), Alkid sebagai obyek wisata dinyatakan libur, tanggal 26 – 31 Maret 2020. Demikian disampaikan oleh Camat Kraton Drs. Drs. S. Widodo Mujiyatno, ketika meninjau kegiatan penyemprotan di Kampung Suryoputran, Rabu (25/3/2020).

Camat Kraton Drs. S. Widodo Mujiyatno (tengah) sedang berbincang dengan Ketua RT 26 dan sesepuh Kampung Suyoputran, Imam Karneni (kiri) ketika meninjau penyemprotan upaya pencegahan virus Corona secara mandiri di wilayah tersebut, Rabu (25/3/2020). Foto: Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com.

“Teman-teman pelaku pariwisata di Alkid saya imbau untuk tiarap dahulu guna mengantisipasi Corona. Masa libur bisa digunakan oleh Paparasi Alkid untuk membersihkan lingkungan dan mempersiapkan sarana protokoler kesehatan, seperti tempat cuci tangan dan handsantizer. Juga bagi warga yang punya rencana hajat menikahkan putranya saat ini penting cukup ijab Kabul dulu di KUA yang sudah terkondisikan,” terang Widodo.

Petugas gabungan dari Koramil dan Polsek Kraton melakukan penyemprotan desinfekta di lingkungan Alkid, Kamis (26/3/2020) pagi. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Didik Sanjaya pemilik lapak kuliner Sasono Ngudiroso di Alun-alun Kidul Yogyakarta membenarkan tentang libur atau tutup bersama bagi pelaku pariwisata Alkid tersebut. “Alkid sebagai kegiatan wisata ditutup sementara selama tujuh hari mulai hari ini dan buka kembali pada tanggal 1 April 2020,” ungkap Didik saat dikonfimasi Bernasnews.com, Kamis (26/3/2020).

Didik juga berharap, mudah-mudahan ujian (Wabah Corona, red) tidak terlalu lama sehingga menggali lobangnya tidak terlalu dalam. Semoga puasa sudah hilang dan para pelaku pariwisata di Alkid bisa menyambut lebaran yang hasilnya bisa untuk menutup lobang (hutang). “Siapa tahu ada program kontribusi ganti untung dari pemerintah,” ujarnya.

Petugas Penyemprot dari Polsek Kraton sedang melakukan penyemprotan sarana olahraga yang ada di Alkid, Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Hal serupa juga disampaikan oleh Santosa dan Bayu selaku pemilik becak kayuh Odong odong yang telah menjadi ikon wisata malam Alkid Yogyakarta. “Masa libur ini saya gunakan untuk membersihkan dan menyemprot Odong odong dengan desinfektas. Juga mengecek kelancaran roda dan rantai, serta lampu hiasnya,” jelas Santosa.

Seorang petugas dari Koramil Kraton dengan semangat dan keikhlasan melakukan penyemprotan desinfektan di sarana umum Alkid, Yogyakarta, Kamis (26/3/2020) pagi. Foto: Tedy Kartyadi

Sebagaimana yang telah dikabarkan di berbagai media, bahwa Alun alun Kidul Yogyakarta atau juga disebut Alkid ini telah menjadi obyek wisata Kota Yogyakarta khusunya malam hari. Aneka kuliner dari jagung bakar sampai menu tradisional ada di sini, permainan egrang dari bambu, permainan “sakral” masuk di antara dua pohon beringin dengan mata ditutup yang disebut Masangin, dan kerlap-kerlip lampu Odong-odong menambah keindahan malam di Alkid. Selain itu, kini pun bertebaran kafe-kafe baru di sekitar seputaran Alkid yang menambah semarak dan geliat ekonomi warga. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here