Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsPariwisataObyek Wisata Rahayu River Tubing Kebumen, Janjikan Susur Sungai yang Sensasional

Obyek Wisata Rahayu River Tubing Kebumen, Janjikan Susur Sungai yang Sensasional

BERNASNEWS.COM — Kabupaten Kebumen ternyata menyimpan banyak potensi wisata alam yang menarik dan indah, selain Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong yang fenomenal dan sedang diupayakan untuk go international karena keunikannya juga ada beberapa pantai yang tak kalah indahnya dengan pantai-pantai yang ada di Jawa Tengah.

Dari Kota Kebumen berjarak lebih kurang 20 kilometer kini hadir destinasi wisata baru. Wisata alam yang dipadukan dengan wisata minat khusus susur sungai yang sensasionl yakni, Rahayu River Tubing. Destinasi kategori baru ini tepatnya berada di Desa Rahayu, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Wisatan yang akan mengikuti susur kali diharuskan lakukan pemanasan untuk melenturkan otot-otot terlebih dahulu. (Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com)

Di Rahayu River Tubing wisatawan dapat menyusuri Sungai Lekor sepanjang 3 kilometer dengan waktu tempuh berkisar 1,5 jam. Aliran sungai Lekor berasal dari Waduk Wadas Lintang yang tidak jauh lokasi, airnya lumayan jernih dan debit airnya pun terjaga sebab diatur pengelolaannya oleh waduk, sehingga relatif aman bagi wisatawan. Pengunjung dapat merasakan sensasi naiknya adrenalin yang luruh oleh indahnya pemandangan alam di kiri kanan sekitar sungai.

Dermaga untuk start susuri sungai Lekor di obyek wisata Rahayu River Tubing, Minggu (22/11/2020). Foto: Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com.

“Rahayu River Tubing sebagai tempat wisata baru berdiri 2 tahun dan merupakan salah satu unit usaha BUMDes Desa Rahayu. Pengelolaannya dibantu oleh 30 warga yang bertugas sebagai pemandu susur sungai karena setiap 2 wisatawan dipandu oleh 1 orang petugas,” beber Kepala Desa Rahayu, Paiman didampingi Ketua River Tubing, Muhanif saat ditemui Bernasnews.com, Minggu (22/11/2020), di venue.

Suasana pinggiran kali yang masih hijau alami dan ditemuinya bocah-bocah desa setempat yang mandi bermain di tepian sungai menambah keasyikan dalam susur kali di Rahayu River Tubing. (Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com)

Dikatakan oleh Paiman, setiap hari libur utamanya hari Sabtu dan Minggu jumlah pengunjung rata-rata bisa mencapai lebih dari 100 wisatawan atau lebih dari 5 trip rombongan susur sungai. “Berawal dari dibangunnya jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Lekor, maka tercetuslah ide untuk memajukan desa,” ungkap Paiman.

Dua jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Lekor menjadi ikon dan spot foto wisatawan yang berkunjung ke Rahayu River Tubing. (Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com)

Desa Rahayu merupakan salah satu desa kategori desa tertinggal di Kabupaten Kebumen, lanjut Paiman, lantas kemudian mengajukan bantuan kepada pemerintah sebesar Rp 100.000.000 untuk menjadikan sebuah desa yang berdikari. “Selain untuk pembangunan juga untuk pembiyaan Rahayu River Tubing guna meningkatkan perekonomian warga, serta menyerap tenaga kerja. Bersyukur warga yang bekerja membantu bisa mendapatkan honor setara UMR,” jelas Paiman.

Kepala Desa Rahayu Paiman saat ikut mengawasi kegiatan di obyk wisata Rahayu River Tubing, Minggu (22/11/2020). Foto: Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com.

Untuk menuju ke destinasi Rahayu River Tubing dari Kota Kebumen ke arah utara, hanya untuk menuju lokasi bagi yang mengendarai mobil perlu kehati-hatian sebab akses jalan desa yang masih terbatas. Sementara biaya untuk susur sungai bisa dikatakan cukup murah apabila dibanding dengan waktu tempuh. Wisatawan juga bisa berfoto selfie di dua jembatan gantung yang menjadi ikonnya wisata setempat. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments