Home News Nikah Bareng Unik Mahar Dumbell di Tempat Fitness

Nikah Bareng Unik Mahar Dumbell di Tempat Fitness

476
0
Acara Nikah Bareng digelar oleh FORTAIS, Minggu (3/11/2019), di Hotel Satoria, Jalan. Laksda Adisutjipto, Sleman, DIY. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Forum Ta’aruf Indonesia (FORTAIS) Sewon, Bantul, menggelar acara Nikah Bareng, Minggu (3/11/2019), di Hotel Satoria, Jalan. Laksda Adisutjipto, Sleman, DIY. Kegiatan yang diberi tema “Jomblowers dan Manten Bersatu Membangun Indonesia”, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 8 FORTAIS tersebut diikuti oleh100 peserta yang berasal dari DIY dan dari luar DIY antar lain dari Semarang, Jakarta, Surabaya, Bandung, dan luar Jawa.

Acara bak layaknya perhelatan perkawinan ini dibuka oleh Wakil Bupati Sleman Dra Hj. Sri Muslimatun, M Kes, sedangkan untuk prosesi nikah dipandu oleh Kepala KUA Depok, Sleman H. Jaenudin, SAg, MSI dan saksi nikah oleh Wakil Walikota Yogyakarta Drs. H. Heroe Poerwadi, MA, RM. Ryan Budi Nuryanto, SE selaku Ketua Golek Garwo dan Nikah Bareng Nasional, serta tokoh masyarakat Dr Ir H. Bambang Supriyadi, CED,DEA juga GM. Satoria Hotel Teddy Trilesmana.

“Acara ini menjadi yang pertama di Indonesia dan dunia karena digelar dalam ajang pencarian jodoh dan hasil dari golek garwo, ijab di tempat fitness dengan mahar seperangkat alat salat dan dumbbell seberat 3 kg, serta alat peracik kopi. Peserta nikah bareng tidak hanya berasal dari DIY tapi dari luar Jawa, ini yang membedakan bikah bareng Jogja Istimewa dengan daerah lainnya,” terang RM. Ryan Budi Nuryanto, SE selaku Ketua Golek Garwo dan Nikah Bareng Nasional di sela-sela acara.

Sebagai pasangan yang ke 8000 dari hasil golek garwo, adalah Harmono (60 tahun) duda dengan Ani Khandari (53 tahun) perawan, keduanya berasal dari Mantrijeron, Yogyakarta. Pasangan ini berkostum atau berbusana ala sang proklamator Ir. Soekarno dan Fatmawati.

Sementara, pasangan temanten lain yang berbusana seperti tokoh pahlawan Indonesia, yaitu Wasdiyantok (34 th),duda, asal Playen, Gunungkidul dan Dwi Wijayanti, (26 th), janda, asal Umbulharjo, Yogyakarta berkostum Pangeran Diponegoro – Nyi Ageng Serang, Siswanto (30 th), jejaka, asal Banguntapan, Bantul dan Thirdyah Desiarimbi (45 th), janda, asal Kotagede Yogyakarta (pasangan ke-7999 hasil golek garwo), berkostum Jenderal Soedirman – RA. Kartini, dan pasangan Dede Hidayat Kurniawan (27 th) penyandang disabilitas, jejaka, berasal dari Kotabaru, Lampung Tengah dan Okeu Andriani (28 th), perawan, Kota Bogor Barat, Jawa Barat berkostum Teuku Umar – Cut Nyak Dhien.

“Para peserta nikah bareng ini menggunakan baju seperti para Pahlawan Nasional dan dalam prosesi diiringi lagu-lagu kebangsaan, diawali dengan lagu Indonesia Raya. Tujuan dari kegiatan Golek Garwo dan Nikah Bareng ini adalah untuk memfasilitasi secara gratis bagi para jomblo untuk mendapatkan pasangannya yang nantinya mewujudkan pasangan sakinah, sejahtera membawa keberkahan untuk Indonesia sesuai dengan tata kehidupan dan penghidupan masyarakat berPancasila,” imbuhnya. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here