Home News Nikah Bareng Estafet ‘Pancasila Satukan Hati’, Menjadi Spirit Peserta untuk Saling Melengkapi

Nikah Bareng Estafet ‘Pancasila Satukan Hati’, Menjadi Spirit Peserta untuk Saling Melengkapi

54
0
Nikah Bareng Estafet yang diselenggarakan oleh FORTAIS Indonesia (Forum Ta’aruf Indonesia ), Sewon, Bantul, DIY bekerjasama KUA Sewon, Bantul, DIY dan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Foto: Kiriman FORTAIS.

BERNASNEWS.COM — Pernikahan di bulan Pancasila ini menjadi spirit untuk saling melengkapi yaitu akan menjadi mata dan kakinya dalam mengisi kehidupannya. Demikian disampaikan oleh Mujiono (40 tahun) dan dan Dewi Susilowati (30 tahun) pasangan defabel perserta “Nikah Bareng Estafet”, Selasa (9/6/2021), di Kantor KUA Sewon, Kabupaten Bantul, DIY.

Mujiono adalah sorang tuna netra yang berasal dari Sewon, Bantul dan pasangannya Dewi Susilowati berasal dari Girimulyo, Kulonprogo merupakan tuna daksa yang duduk di kursi roda. Pasangan nikah ini adalah salah satu dari 5 pasangan nikah bareng yang diselenggarakan oleh FORTAIS Indonesia (Forum Ta’aruf  Indonesia ), Sewon, Bantul, DIY bekerjasama KUA Sewon, Bantul, DIY dan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), serta didukung beberapa pihak termasuk Bernasnews.com.

Peserta Nikah Bareng Estafet dari pasangan defabel Dewi Susilowati (30 tahun) tuna daksa dan Mujiono (40 tahun) tuna netra. (Foto: Kiriman FORTAIS)

“Sebagai wujud komitmen kami yang berperan aktif pantang menyerah dalam usaha melawan Covid-19 sekaligus mewujudkan pasangan sakinah ber-Pancasilais, maka, kami mengajak kepada para pasangan yang belum menikah untuk dapat segera menikah dengan mengikuti program Nikah Bareng Estafet,” ungkap RM. Ryan Budi Nuryanto, SE selaku Ketua Golek Garwo Fortais & Nikah Bareng Nasional.

Dikatakan, bahwa nikah bareng dalam rangka Bulan Pancasila dan Recovery Pandemi, bertema “Pancasila Satukan Hati, Bangkit Bersama Melawan Pandemi” digelar selama sebulan. Peserta gratis dan full fasilitas seperti, mahar, cincin kawin, rias dan busana juga pelaminan. “Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan pasangan sakinah, sejahtera dan membawa keberkahan untuk Indonesia sesuai dengan tatanan dan penghidupan masyarakat ber-Pancasila dilandasi cinta Illahi dan NKRI,” ujar Ryan.

Suasana ijab qobul peserta Nikah Bareng Estafet, Selasa (9/6/2021), di KUA Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DIY. (Foto: Kiriman FORTAIS)

Program “Nikah Bareng Estafet” masih dibuka untuk umum selama Juni 2021, syaratnya pun cukup mudah peserta bersedia menjadi Duta Pancasila, yaitu berjanji mengamalkan dan mengkampanyekan nilai-nilai luhur Pancasila. Peserta tinggal mengurus syarat-syarat nikah pada umumnya dari KUA tempat asal sesuai KTP untuk menumpang nikah di KUA Sewon Bantul. Menarik dari perhelatan kelompok lima pasangan pengantin nikah bareng ini, Wagimin berasal Sewon, Bantul merupakan peserta pengantin pria tertua berusia 71 tahun. Sementara untuk pengantin wanita, Daliyem usia 67 tahun berasal dari Kasihan, Bantul, DIY. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here