Home News Nasi Bucu Khas Wonosobo Kini Ada di Jogja

Nasi Bucu Khas Wonosobo Kini Ada di Jogja

906
0
Nasi Bucu kuliner khas Wonosobo, hadir setiap hari Senin dan Kamis, di Angkringan Kulon Ndopo, Kampung Pesindenan, Panembahan, Kraton, Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Merambahnya usaha angkringan di sudut-sudut perkampungan menambah pernak perniknya Yogyakarta sebagai tujuan pariwisata, tak ayal angkringan pun telah menjadi salah satu ikoniknya wisata kuliner, dengan sajian khasnya “nasi kucing” atau nasi bungkus lengkap lauknya biasanya oseng tempe, sambal dan sebagainya.

Apabila kita cermati para pengelola angkringan secara alami telah paham ilmu marketing, artinya masing-masing usaha angkringan mempunyai suatu keunggulan yang berbeda, baik dari cara melayani, sajian minuman, sajian jajanan dan aneka nasi bungkus, hingga suasana tempatnya.

Nasi Bucu kuliner khas Wonosobo, Jawa Tengah. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Seperti halnya yang dilakukan oleh pemilik Angkringan Kulon Ndopo, di Kampung Pesindenan, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta ini, sebagai pembeda dengan angkringan yang lain menghadirkan Nasi Bucu khas Wonosobo, Jawa Tengah dan minuman kopi hasil pengolahan sendiri. Nasi Bucu disajikan apabila ada hajatan atau pertemuan dan acara tertentu di pedesaan Wonosobo.

“Nasi Bucu ini yang masak adalah orang asli Wonosobo. Nasi Bucu adalah nasi dengan campuran lauk terdiri, sayur nangka muda (gori) kering, kacang panjang, teri dan parutan kelapa muda diberi bumbu tertentu yang dibungkus dengan daun pisang dan dikukus,” jelas Lukas Tri Susetyanto, pemilik Angkringan Kulon Ndopo, Kamis (27/8/2020).

Menurut Pak Dhe Lukas sebutan akrab di Instagram, dengan menghadirkan Nasi Bucu setiap hari Senin dan Kamis di angkringannya untuk memperkenalkan varian baru nasi bungkus, selain nasi kucing dengan aneka lauknya dan nasi bakar yang telah banyak. Sedangkan untuk sajian kuliner lainnya Angkringan Lon Ndopo tidak beda jauh dengan angkringan pada umumnya.

Nasi Bucu, nasi lengkap dengan lauknya berupa gori (nangka muda), kacang panjang, teri dan parutan kelapa muda dengan bumbu tertentu yang kemudian dikukus. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

“Cita rasa Nasi Bucu Wonosobo mirip dengan Nasi Megono kulinernya Jogja. Khusus minuman kopi, selain kopi produk pabrikan kami juga hadirkan kopi lokal dari Ambarawa yang diolah secara tradisonal, jenis Arabica dan Robusta,” ujar Lukas.

Bapak muda yang sebelumnya bergerak di travel wisata ini terpaksa harus banting stir merintis usaha angkringan akibat lesunya pariwisata dampak Covid-19. Nama Angkringan Lon Ndopo, diambil dari tempat yang terletak di kulon (Barat) rumah pendapa milik eyangnya, masyarakat sekitar sering menyebutnya Ndalem Probodikaran, bentuk arsitektur rumah adat Jawa yang hingga kini masih dipertahankan oleh ahli warisnya dan menjadi heritage-nya Kampung Pesindenan, Yogyakarta. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here