Home News MY Esti Wijayati: Duka Mendalam bagi Korban Tindak Kekerasan KKB di Papua

MY Esti Wijayati: Duka Mendalam bagi Korban Tindak Kekerasan KKB di Papua

146
0
Anggota DPR RI MY Esti Wijayati. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Anggota DPR RI MY Esti Wijayati menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya tenaga kesehatan, Gabriella Meilani, korban tindak kekerasan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021) lalu.

“Saya turut berbela sungkawa atas meninggalnya Gabriella Meilani, salah seorang nakes akibat tindakan biadab KKB di Papua,” tulis Esti dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Sabtu(18/9/2021).

Penyerangan KKB di Papua mengakibatkan korban jiwa, Gabriella Meilani, yang ditemukan di jurang. MY Esti Wijayati menyebut peristiwa kekerasan oleh KKB terhadap tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, merupakan tindakan biadab dan tidak berperikemanusiaan. “Sungguh sangat menciderai kemanusiaan kita, kala nakes justru diserang oleh KKB, semestinya nakes dilindungi karena merekalah yang berjuang untuk kesehatan masyarakat, terlebih di masa pandemi saat ini,” ujar Esti.

Esti berharap aparat keamanan dapat bekerja maksimal untuk menangkapi KKB dengan segera dan melakukan tindakan hukum agar masyarakat Papua aman dari teror sehingga dapat melakukan aktifitas sehari-hari dengan aman. “Saya berharap aparat keamanan bekerja dengan cepat, menindak KKB sesuai kaidah hukum yang berlaku, sehingga warga Papua aman dan nyaman menjalani kehidupan sehari-hari,” kata Esti.

MY Esti Wijayati. Foto: Dok Bernasnews.com

Anggota DPR RI dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta ini juga mengapresiasi anggota TNI-Polri yang sudah bergerak cepat dalam menemukan korban yang hilang serta melindungi dan mengamankan tenaga kesehatan yang bertugas di Distrik Kiwirok. Esti sangat menyesalkan kejadian ini dan berharap tak terulang di masa mendatang.

“Saya mengapresiasi kinerja TNI-Polri yang dengan cepat menemukan korban dan memberikan keamanan bagi para tenaga kesehatan di Papua,” katanya. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here