Home Pendidikan Museum Harus Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Museum Harus Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

421
0
Para narasumber foto bersama peserta workshop di Lantai 5 Gedung Rektorat UPN "Veteran" Yogyakarta, Rabu (19/8/2020). Foto : Donny SM

BERNASNEWS.COM – Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY berkomitmen untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru (AKB) guna membangun strategi dan persepsi bahwa museum aman dan nyaman untuk dikunjungi.

Pengelola museum juga harus menjaga ketertiban, disiplin dan taat menerapkan AKB sesuai protokol kesehatan dan SOP untuk diri sendiri dan kepentingan bersama. Selain itu, museum perlu membentuk personil satuan tugas dan menyusun SOP pengamanan dan penanggulangan Covid-19.

Kemudian, membuat beberapa alternatif promosi melalui media cetak dan media sosial serta komunitas museum. Karena itu, sosialisasi dan komunikasi harus terus dilakukan agar AKB benar-benar diterapkan atau dijalankan.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo SPd MPd dalam workshop dengan tema Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Sesuai Protokol Kesehatan untuk Kunjungan Museum yang digelar oleh Museum Geoteknologi Mineral (GTM)-LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta di Lantai 5 Gedung Rektorat UPN “Veteran” Yogyakarta, Rabu (19/8/2020).

Peserta dengan serius mengikuti workshop, Rabu (19/8/2020). Foto : Donny SM

Menurut Bambang Widodo, AKB merupakan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal ditambahkan dengan penerapan protokol kesehatan dan standar operasional prosedur untuk mencegah penularan/penyebaran virus Corona atau Covid-19, dengan menjaga jarak dan menggunakan masker menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selain itu, mendidik, melibatkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup dalam era AKB dan masyarakat menjalabi gaya hidup secara virtual.

Dan sebagai lembaga yang melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi dan mengkomunikasikan kepada masyarakat, maka museum harus mampu menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya kemampuan berpikir serta kreativtas masyarakat. Selain itu, museum berfungsi sebagai pendorong tumbuhnya rasa bangga dan cinta Tanah Air serta nasionalis bangsa.

Ketua Umum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo SPd MPd (kiri) menerima kenang-kenangan dari Kepala Museum GTM UPN Veteran Dr Ir Nur Suhascaryo, MT. Foto : Donny SM

“Museum juga menjadi obyek wisata yang mengedepankan untuk pendidikan dan pelestarian warisan budaya serta menjadi pusat informasi, dokumentasi warisan budaya bangsa,” kata Bambang Widodo mengutip Drs Fitra Arda M.Hum.

Selain Ki Bambang Widodo, tampil sebagai narasumber dalam workshop yang diikuti 30 Kepala Museum dan Pengurus Barahmus DIY dan dipandu oleh Kepala Museum GTM Dr Ir KRMT Suharcaryo MT itu adalah Kepala Museum MPI UNY Dr Hajar Pamadhi MA.Hons dan Sekretaris Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 UPN “Veteran” Yogyakarta Dr Ir Eko Teguh Paripurno MT.

Workshop diakhiri dengan kunjungan ke Museum Tembi Rumah Budaya Bantul sebaga museum pertama yang siap membuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan mulai 1 Juni 2020. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here