Home News MUKI Minta Kapolri Tak Pandang Bulu Menindak Tegas Penistaan Agama

MUKI Minta Kapolri Tak Pandang Bulu Menindak Tegas Penistaan Agama

635
0
Surat pernyataan MUKI, 25 Agustus 2021. Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM – Majelis Umat Kristen Indonesi (MUKI) menili ujaran kebencian dan penistaan agama sangat mengganggu dan dapat memecah-belah kebhinekaan dan persatuan Indonesia. Menyikapi hal itu, MUKI menyampaikan pernyataan sikap.

Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua Umum MUKI Djasarmen Purba SH dan Sekretaris Jenderal Caesario Colondam, tertanggal 25 Agustus 2021, MUKI menyampaikan 3 hal, yakni :

Pertama, Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara hukum bahwa setiap orang diperlakukan sama di hadapan hukum. Bersikap adil dalam menerapkan hukum terhadap semua masyarakat tanpa memandang kedudukan derajat dan jabatan (tidak tebang pilih), menjunjung tinggi Hak Azasi Manusia dengan memberlakukan hak yang sama di mata hukum terhadap semua masyarakat. Hukum tidak mengenal istilah: “Tindakan hukum runcing kepada minoritas, tumpul kepada mayoritas”.

Kedua, menghimbau Presiden cq Kapolri tanpa pandang bulu harus menindak tegas mereka yang membuat ujaran kebencian dan penistaan agama seperti Saudara Yahya Waloni dan lainnya. Pengaduan masyarakat ke Bareskrim Polri terhadap saudara Yahya Waloni telah lama terpendam dan belum pernah ditindak sampai dengan saat ini, sementara pengaduan baru langsung ditindak-lanjuti.

Ketiga, harapan MUKI maupun umat Kristen kepada Bapak Kapolri untuk segera menindak-anjuti pengaduan masyarakat tersebut, agar supremasi hukum berjalan berdasarkan keadilan dan kebenaran.

“Demikian kami buat SURAT PERNYATAAN ini dengan harapan dapat ditindak-lanjuti. Kepada anggota MUKI di seluruh Indonesia agar turut berdoa dan tetap menjaga kerukunan umat beragama,” tulis MUKI dalam pernyataan sikap yang beredar di sejumlah grup whatsapp yang juga diterima Bernasnews.com, 25 Agustus 2021. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here