Home Pendidikan MTsN 6 Kulon Progo Mengapresiasi Siswa Berprestasi

MTsN 6 Kulon Progo Mengapresiasi Siswa Berprestasi

506
0
Kepala MTsN 6 Kulon Progo Imam Syamroni S.Pd enyampaikan trofi bergilir kepada perwakilan 9C sebagai kelas terbersih dalam upacara bendera, Senin (13/1/2020). Foto : Sutanto

BERNASNEWS.COM – Sebagai pribadi yang sedang tumbuh menuju dewasa,  siswa perlu diberi motivasi baik berupa kata-kata maupun reward atau penghargaan.

Itulah yang dilakukan MTsN 6 Kulon Progo saat upacara bendera, Senin (13/1/2020), dengan memberikan apresiasi terhadap prestasi yang diraih siswa. Beberapa kegiatan telah diselenggarakan usai Penilaian Akhir Semester Gasal bulan Desember lalu, di antaranya kebersihan kelas, futsal putra, bola volly putri, tenis meja putra putri, dan catur yang diikuti oleh perwakilan kelas baik secara perorangan maupun beregu.

Atas prestasi yang diraih maka sudah selayaknya diberikan apresiasi sesuai kemampuan madrasah.

Hal itu disampaikan oleh Waka Urusan Kesiswaan Drs Sutanto di sela-sela penyerahan hadiah pada upacara tersebut. “Dengan memberikan apresiasi akan dapat meningkatkan motivasi belajar anak, meningkatkan jiwa berkompetisi dan anak merasa dihargai potensinya,” tandasnya.

Juara catur dan tenis meja bergambar bersama Waka Humas dan Sekretaris Lomba dalam upacara bendera, Senin (13/1/2020). Foto : Sutanto

Kepala Madrasah Imam Syamroni S.Pd menyerahkan trofi bergilir kepada 9C sebagai Kelas terbersih 1 9C,  8C dan 7D sebagai terbersih ke-2 dan 3. Sementara Waka Kurikulm Marwati S.Pd menyampaikan bingkisan kepadsa juara Futsal (putra) yakni 9A, 8B, 9B,8C dan Volly (putri) 9C, 9B, 8A.

Kemudian Waka Humas Ani Romadhoni S.Pd menyampaikan bingkisan juara Tenis Meja putra Farhan (8C), Rian Ananta (8B) dan Yoga (7C). Tenis Meja putri Agustina (8A), Aalia Zahra (8C) dan Catur Haikal Sabri (7A), Teguh (9B), Yusuf Mukhlis (8A).

Sementara itu Tatik Romdhioyati S.Ag selaku pembina upacara menyampaikan 3 kunci sukses yakni ikhtiar, doa, tawakal. Ikhtiar berasal dari bahasa Arab yang berarti berusaha. Ikhtiar secara istilah ialah segala bentuk perilaku atau perbuatan manusia untuk mencapai sesuatu yang diinginkan, yang dilakukan dengan sepenuh hati, sungguh-sungguh dan semaksimal mungkin dengan mengerahkan seluruh kemampuan dan keterampilannya serta dilakukan sesuai dengan syariat Islam.

“Adapun bentuk ikhtiar adalah bersungguh-sungguh, bekerja keras dan pantang menyerah,” kata Tatik Romdhioyati.

Sedangkan berdoa merupakan salah satu bentuk ikhtiar atau usaha untuk memohon dan meminta sesuatu kepada Tuhan. Doa berhubungan langsung dengan Tuhan dan berdoa merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan.

Karena hanya Tuhanlah yang Maha segala-galanya yang berhak memberikan segala sesuatu untuk hamba-hamba-Nya. Sedangkan Tawakal artinya menyerahkan segala permasalahan kepada Allah swt. Dengan sepenuh hati dan berpegang teguh kepada-Nya serta tetap berusaha semaksimal mungkin sehingga tidak merasa sedih dan kecewa terhadap apa pun keputusan yang diberikan-Nya.

Rasulullah menganjurkan untuk senantiasa bertawakal kepada Allah. Dengan bertawakal kepada Allah setiap perbuatan akan diridai-Nya. Bahkan, Allah akan memberikan rezeki kepada orang yang bertawakal. Perilaku tawakal yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. 

Kepada para sahabatnya benar-benar menjadi perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan beliau menerapkan perilaku tawakal ini karena ia sendiri melakukan hal sama.

“Dalam kehidupannya, Rasulullah SAW selalu berserah diri kepada Allah. Ia tidak pernah gelisah dan resah dalam menghadapi berbagai persoalan,” katanya. (Drs Sutanto, Waka Kesiswaan MTsN 6 Kulon Progo)







.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here