Home Pariwisata Moro Lejar, Rumah Makan Legendaris yang Tetap Eksis

Moro Lejar, Rumah Makan Legendaris yang Tetap Eksis

35
0
Mangut nila yang enak,gurih dan lezat, salah satu menu utama andalan RM Moro Lejar Cangkringan, Sleman. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Siapa yang tak kenal dengan Rumah Makan (RM) Moro Lejar? Bagi mereka yang lahir sebelum tahun 1990-an pasti sudah familiar dengan RM Moro Lejar bahkan pernah berkunjung ke sana. Sementara bagi mereka yang lahir pada tahun 1990-an ke atas mungkin pernah mendengar nama rumah makan tersebut tapi tidak begitu familiar.

Tapi bisa dipastikan hampir semua tahu dan mengenal rumah makan tersebut meski belum semua pernah berkunjung ke sana, setidaknya hingga tulisan ini diturunkan. Ya, RM Moro Lejar yang terletak di Cangkringan Balangan Km 2 Sembungan, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY atau arah obyek wisata Kaliadem merupakan rumah makan legendaris. Rumah makan yang dibuka tahun 1993 itu merupakan rumah makan pertama dan satu-satunya dengan konsep wisata kuliner di DIY saat itu. Artinya, orang berkunjung ke rumah makan tersebut tidak sema-mata untuk makan tapi sekaligus berwisata karena tempatnya yang nyaman dan pemandangan alam sekelilingnya yang indah dan alami.

Seiring dengan perjalanan waktu bertumbuh subur rumah makan dengan meniru konsep wisata kuliner yang dirintis RM Moro Lejar. Nama RM Moro Lejar pun sayup-sayup nyaris tak terdengar lagi karena bermunculan rumah makan dengan konsep serupa baik di kota maupun di desa.

Para pengunjung menikmati makanan di RM Moro Lejar Cangkringan, Sleman, Minggu (10/10/2021). Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Namun di tengah menjamurnya rumah makan dengan konsep serupa, RM Moro Lejar tetap eksis hingga sekarang. Rumah makan yang terletak di tepi Jalan Cangkringan yang juga merupakan jalur alternatif ke Solo itu tetap ramai dikunjungi, terutama pada hari Sabtu dan Minggu maupun hari-hari libur, meski tidak seramai pada masa-masa awal berdiri atau sebelum banyaknya rumah makan dengan konsep serupa.

Mengapa RM Moro Lejar tetap eksis hingga sekarang atau hingga usia hampir 30 tahun? Kuncinya adalah konsistensi rasa masakannya yang enak dan lezat. “Ada beberapa keluarga yang dari dulu hingga sekarang seminggu sekali tiap akhir pekan selalu makan di sini. Katanya rasa masakan di sini konsisten sejak dulu hingga sekarang, enak dan lezat dengan harga yang terjangkau,” kata Veni Laksono, putri pertama pendiri/pengelola RM Moro Lejar, saat ditemui Bernasnews.com hari Minggu, 10 Oktober 2021.

Menurut Veni Laksono, meski tidak seramai dulu namun setiap hari tetap ada yang datang makan di RM Moro Lejar. Bahkan setiap hari Sabtu dan Minggu maupun hari-hari libur banyak pengunjung yang datang. “Sebentar lagi ada 200 orang rombongan dengan 4 bus yang datang. Banyak yang datang berombongan dan kelurga,” kata Vena yang dibenarkan sang ibu di sela-sela kesibukan menyiapkan masakan untuk para tamu.

Soal rasa masakan yang enak dan lezat di RM Moro Lejar itu juga diakui oleh sejumlah konsumen. “Menu makanan maupun rasa masakannya sangat cocok dengan lidah saya sebagai orang Jawa,” kata seorang ibu asal Solo yang sudah puluhan tahun tinggal di Jakarta.

“Saya juga sangat cocok dengan menu dan rasa masakannya. Tidak manis, tapi gurih dan lezat. Cocok dengan lidah orang Jawa bahkan orang luar Jawa yang tidak suka dengan rasa masakan yang manis-manis,” timpal Ratnawati yang diiyakan Lidya Natalia dan Budi Rahayu.

Para pengunjung mejeng di depan RM Moro Lejar Cangkringan, Minggu (10/10/2021). Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Sejumlah menu utama yang disediakan mulai dari ikan gurami bakar dan goreng, gurami bakar madu atau pedas, gurami mangut, gurami saos manis, gurami saos asam pedas, gurami saos tiram, gurami fillet, gurami pepes serta ikan nila, lele dan udang dengan aneka masakan. Selain itu ada ikan wader, ayam dengan aneka masakan serta tahu dan tempe.

Sambil menikmati menu makanan yang enak dan lezat tersebut, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan alam sekelilingnya berupa lahan pertanian seperti sawah dan ladang serta ribun ikan nila dan gurami yang ada di kolam-kolam di bawah puluhan gazebo atau gubuk makan di RM Moro Lejar Cangkringn, Sleman itu. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here