Thursday, June 30, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeOpiniModel Tutor Sebaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Sekolah Dasar

Model Tutor Sebaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Sekolah Dasar

bernasnews.com — Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kini semakin pesat. Seiring dengan pendidikan yang terus mengalami perkembangan. Setiap waktu akan mengalami perkembangan. Setiap waktu akan mengalami perubahan yang akan menentukan arah mutu pendidikan kedepan. Dalam proses pembelajaran, semua mata pelajaran yang diajarkan memiliki tujuan masing-masing, demi mempersiapkan siswa dalam masyarakat.

Pada pembelajaran saat pandemi di sekolah dasar  model yang di gunakan belum bervariasi. Hal ini dibuktikan dengan pembelajaran daring siswa di beri tugas lewat aplikasi whatsap, quiziz.  Namun penggunaan aplikasi memang belum digunakan secara maksimal karena mengalami beberapa kendala. Pada pembelajaran luring di sekolah dasar guru hanya menyampaikan materi tanpa ada model pembelajaran.

Penetuan model pembelajaran harus disesuaikan dengan materi yang akan diberikan dan harus sesuai dengan tujuan pembelajaran. Model pembelajaran yang digunakan hanya berpusat pada guru pada saat pandemi, siswa cendrung mendengar dan mencatat,maka di perlukan model pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan digunakan pada saat ini. Ketuntasan belajar siswa di sekolah sering dikaitkan dengan permasalahan belajar dari siswa tersebut dalam memahami materi.

Untuk mendapatkan pembelajaran yang maksimal untuk siswa guru perlu melakukan kreatifitas dalam pembelajaran. Menurut Ridwan, 2016: 198, pengertian metode tutor sebaya (Peer tutoring) atau tutor teman sejawat adalah sebuah metode pembelajaran dengan bantuan seorang siswa yang kompeten dalam hal ini menguasai materi untuk mengajar siswa lainnya yang belum menguasai.

Model tutor sebaya bertujuan agar siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran, dalam penerapan tutor sebaya siswa diarahkan agar lebih berperan dalam kegiatan pembelajaran, jadi hasil belajar siswa meningkat. Siswa dapat memperoleh pengetahuan yang di peroleh sendiri dengan memecahkan sebuah masalah yang sudah ada.

Menurut Djamarah (2006: 31) Langkah-langkah Tutor Sebaya, yaitu guru memilih tutor sebanyak 4-5 orang yang termasuk dalam 10 terbaik berdasarkan nilai rapot. Selanjutnya yang terpilih menjadi tutor tersebut dapat menguasai materi pelajaran. Pembagian kelompok, bagilah peserta didik menjadi kelompok-kelompok yang akan disampaikan pendidik. Peserta didik yang lebih pandai dibagi dalam setiap kelompok yang akan bertindak sebagai tutor.

Pengelompokan dilakukan menurut tingkat kecerdasan siswa, yaitu setiap kelompok terdiri dari siswa pandai, sedang dan kurang. Guru memberikan beberapa contoh soal yang berhubungan dengan materi yang diajarkan.  Siswa yang terpilih menjadi tutor memberikan bimbingan sesuai dengan kesulitan yang dihadapi siswa dengan bantuan tutor sebaya. Mengisi lembar observasi, pengamatan, dan pengidentifikasian siswa selama kegiatan belajar mengajar antara lain presensi dan keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar.

Kelebihan tutor sebaya suasana hubungan yang lebih akrab dan dekat antara siswa yang dibantu dengan siswa sebagai tutor yang membantu, bagi tutor sendiri kegiatannya merupakan pengayaan dan menambah motivasi belajar, melatih tanggung jawab. Tutor sebaya juga mempunyai kekurangan siswa yang dipilih sebagai tutor sebaya belum tentu bisa menyampaikan materi dengan baik. (Fitri Maryatun, S.Pd, Pendidikan Profesi Guru Prajabatan, Universitas Ahmad Dahlan 2022)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments