Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsMobilitas Masayarakat Mulai Meningkat, Gojek Siap Lakukan Hal Ini di Tahun 2022

Mobilitas Masayarakat Mulai Meningkat, Gojek Siap Lakukan Hal Ini di Tahun 2022

BERNASNEWS – Masyarakat mulai bergerak untuk bangkit di tengah pandemi corona. Setelah dihantam gelombang pandemi selama kurang lebih 2 tahun, mobilitas mulai meningkat belakangan ini.

“Pandemi COVID-19 selama dua tahun terakhir tidak menjadi hambatan bagi Gojek untuk menghadirkan inovasi pada layanan transportasinya. Sebaliknya, Gojek justru kian terpacu untuk terus berinovasi menjawab kebutuhan dan tetap menjadi andalan transportasi masyarakat,” ujar Head of Global Transport Marketing Gojek, Amanda Parikesit.

Di tahun 2022 ini, Gojek mengungkapkan siap untuk penuhi berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat yang mulai aktif dan produktif di tengah pandemi. Berbagai inovasi disiapkan untuk jawab kebutuhan masyarakat.

Melangkah di tahun 2022, Gojek siap menjawab pergeseran tren mobilitas masyarakat. Saat ini, Gojek melihat bahwa pandemi telah meningkatkan ekspektasi masyarakat terhadap standar keamanan dan higienitas tertinggi pada moda transportasi, kehadiran transportasi urban yang terintegrasi, serta opsi mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Gojek berkomitmen untuk tingkatkan keterandalan layanan. Hal ini baik meluaskan GoRide dan GoCar Protect+, Proteksi Tambahan PerjalananAman+, Pelatihan untuk Mitra Driver melalui Modul di Aplikasi, hingga Hadirkan Standar Pelayanan Terbaru Driver GoCar, Tertinggi di Industri.

“Setelah hadir Jabodetabek, Bandung dan Bali, layanan ini akan diperluas ke kota-kota operasional utama. Mengedepankan protokol kesehatan, layanan Protect+ hadir dengan standar layanan tertinggi di industri,” tuturnya.

Selain itu, Gojek juga bakal mengintegrasikan Antar Layanan Transportasi. Gojek melalui GoTransit mengintegrasikan layanannya dengan layanan KRL Commuter Line. Dengan integrasi ini, penumpang akan dapat membeli tiket KRL lewat aplikasi Gojek, merencanakan paket perjalanan bundling menggunakan GoRide/GoCar dan KRL, serta menikmati fasilitas titik jemput atau area tunggu yang sejak beberapa tahun belakangan ini telah Gojek bangun di beberapa stasiun KRL.

Peneliti Pusat Kajian Transportasi & Logistik (PUSTRAL) Universitas Gadjah Mada, Dr. Eng. Muhammad Zudhy Irawan, S.T., M.T. dalam kegiatan diskusi bersama rekan-rekan media menyebut tiga faktor utama yang menjadi pertimbangan penumpang saat menggunakan jasa transportasi online selama pandemi. Tiga hal tersebut antara lain faktor keselamatan penumpang (mencakup keamanan berkendara, driver yang sudah divaksin), faktor protokol kesehatan (mencakup penerapan protokol kesehatan) dan faktor kinerja / keterandalan layanan transportasi (mencakup kualitas layanan).

“Dengan berubahnya tren dan ekspektasi transportasi masyarakat pasca pandemi, rangkaian inovasi Gojek yang menjawab tiga faktor tersebut, merupakan langkah yang tepat untuk bisa tetap relevan, memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Peneliti Pusat Kajian Transportasi & Logistik (PUSTRAL) Universitas Gadjah Mada, Muhammad Zudhy Irawan.

Zudhy juga memberikan perhatian khusus terkait inovasi di bidang integrasi yang Gojek jalankan bersama KAI Commuter / PT KCI. Menurutnya ini menjadi hal lyang dinantikan masyarakat.

“Inovasi ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Dalam penelitian yang saya lakukan terkait topik ini, 76.12% responden menyatakan dukungannya apabila layanan transportasi umum dan layanan ride-hailing bisa bekerja sama,” jelasnya.

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments