Home News Meski PKL Malioboro Telah Divaksinasi, Wawali Mengimbau Kerumunan Diantisipasi

Meski PKL Malioboro Telah Divaksinasi, Wawali Mengimbau Kerumunan Diantisipasi

296
0
Suasana depan pintu masuk Pasar Beringharjo Yogyakarta, Kamis (6/5/2021), masih terlihat sepi, yang biasanya seminggu jelang Lebaran sudah ramai. (Foto: Eva Mintarsih)

BERNASNEWS.COM — Wakil Walikota Yogyakarta Drs. Heroe Poerwadi, MA mengapresiasi usaha para pedagang untuk meramaikan kembali Jalan Malioboro, Yogyakarta. Meskipun demikian Ketua Satgas penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta itu berepesan para pengelola pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di kawasan tersebut agar mengantisipasi terjadinya kerumunan.

“Pasar tradisional dan pusat perbelanjaan memang menjadi satu di antara sorotan dalam upaya pencegahan virus Corona di hari-hari menuju Idul Fitri 1422 H ini. Alhasil, pengetatan pun harus dilakukan untuk mencegah overload pengunjung,” tegas Heroe Poerwadi seperti dikutip dari Portal Berita Pemkot Yogyakarta, Rabu (5/5/2021).

Dikatakan, meskipun semua pasar  atau pusat perbelanjaan sudah mempunyai Satgas Covid-19, penegakan prokes harus tetap diutamakan dan sweeping harus terus digiatkan. “Pasar tradisional, pusat perbelanjaan hingga mall sudah memiliki satgas masing-masing. Mereka, punya tanggung jawab agar tidak terjadi kerumunan, sekaligus memastikan semua pengunjung menjalankan prokes,” tegasnya.

Suasana Jalan Malioboro yang biasanya seminggu sebelum Lebaran terlihat ramai namun adanya pandemi Covid-19 dan peralangan mudik mulai hari ini, Kamis (6/5/2021), masih terlihat sepi dan lengang. (Foto: Eva Mintarsih)

Wawali juga berharap agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaannya. Apabila mendapati titik yang hendak dituju terjadi kerumunan, sebisa mungkin dihindari, dan tak perlu memaksakan diri. “Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kota Yogyakarta, jika sudah melihat kerumunan, ya jangan nekat masuk. Sudah tahu antrean panjang, cari saja tempat lain, jangan dipaksakan,” pesan Heroe Poerwadi.

Di tempat terpisah, Ketua Paguyuban Kawasan Malioboro Sujarwo Putra mengungkapkan, bahwa seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta sudah menjalani vaksinasi Covid-19. “Para PKL menyadari dengan vaksinasi tersebut akan membuat para pengunjung merasa nyaman dan nyaman saat berkunjung ke Malioboro,” ujar Sujarwo.  

Para pedagang sudah menyadari manfaat vaksinasi Covid-19. Selain untuk melindungi diri pedagang dari Covid-19 juga untuk kenyamanan dan keamanan pedagang. Berharap dengan kondisi ini geliat ekonomi akan membaik dan banyak wisatawan kembali datang ke Jogja, juga belanja di Malioboro. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here