Home Pendidikan Meski Sakit, Dua Camaba Tetap Ikut Ujian Seleksi Mandiri UPNVY

Meski Sakit, Dua Camaba Tetap Ikut Ujian Seleksi Mandiri UPNVY

68
0
Para calon mahasiswa baru dengan serius mengerjakan soal ujian Seleksi Mandiri UPNVY di Kampus UPNVY Ring Road Utara Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (21/7/2019). Foto : Humas UPNVY
Para calon mahasiswa baru dengan serius mengerjakan soal ujian Seleksi Mandiri UPNVY di Kampus UPNVY Ring Road Utara Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (21/7/2019). Foto : Humas UPNVY

BERNASNEWS.COM —Meski masih dalam kondisi sakit, dua calon mahasiswa baru (camaba) tetak mengikuti ujian atau tes jalur Seleksi Mandiri UPN “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) di Kampus Pusat UPNVY Ring Road Utara Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (21/7/2019).

Kedua camaba itu adalah Tessa Ade (19), yang didiagnosis dokter terkena penyakit tifus dan demam berdarah dengue (DBD) dan Febyan Ananda Putri (18) yang mengalami kecelakan seminggu sebelum pelaksanaan ujian. “Sebenarnya oleh dokter belum boleh pulang, tapi karena mau ikut ujian akhirnya diizinkan,” kata Tessa Ade, Minggu (21/7/2019).

Saat hadir mengikuti ujian, wajah Tessa Ade masih tampak pucat. Ia menjalani rawat inap selama satu minggu di rumah sakit.

Dengan kondisi badan yang masih lemah dan lemas, perempuan asli Sragen, Jawa Tengah ini mengaku berangkat dari rumahnya di Sragen pukul 03.00 pagi menggunakan bus. Namun ia harus menunggu selama hampir satu jam untuk mendapatkan bus yang akan mengantarkannya ke Yogyakarta.

Febyan Ananda Putri (18)

“Setelah lama menunggu bus akhirnya sampai Jogja sudah pukul 08.00 sehingga saya terlambat mengikuti ujian,” kata Tessa Ade dengan nada lirih. Namun, meski terlambat ia mengaku bisa mengerjakan soal ujian dengan baik. Dia berharap bisa lolos ke salah satu program studi yang diinginkannya.

Menurut alumni SMK Kesehatan Citra Medika, Sragen ini, pilihan pertama adalah Prodi Manajemen dan pilihan kedua memilih Hubungan Internasional.

Hal yang sama dialami Febyan Ananda Putri (18). Dengan menggunakan kursi roda, ia harus menjalani ujian di ruangan khusus. Febyan mengalami kecelakan seminggu sebelum pelaksanaan ujian. “Kaki saya retak karena menabrak bentor beberapa waktu lalu,” ujar perempuan yang memilih Teknik Geologi sebagai pilihan pertama.

Meski mengikuti ujian dengan kondisi sakit ia mengaku dapat mengerjakan semua soal dengan baik karena selama ini ia sudah mempersiapkan diri dengan belajar rutin dan mengerjakan soal latihan.
“Dibandingkan soal UTBK, menurut saya soal-soalnya lebih mudah,” ujar Febyan optimis.

Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik UPNVY Dr Suharsono mengatakan bahwa sebanyak 9.747 peserta mengikuti ujian tulis tes jalur Seleksi Mandiri UPNVY untuk memperebutkan 953 daya tampung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.473 peserta mengikuti ujian di Yogyakarta.

Tessa Ade (19)

Suharsono mengatakan pada seleksi mandiri kali ini, pihaknya telah menyiapkan 487 ruang, 974 pengawas dan 21 penangungjawab lokasi di seluruh Indonesia. “Di Yogyakarta disiapakan 420 ruang ujian yang tersebar di beberapa lokasi yaitu di kampus UPN, UII Condongcatur, Amikom, ITNY, STTN dan kampus sekitar,” kata Suharsono seperti dikutip Kasubbag Kerja Sama dan Humas UPNVY Markus Kusnardijanto S.Sos dalam rilis yang dikirim ke media, Minggu (21/7/2019).

Menurut Suharsono, pelaksanaan ujian mandiri yang berlangsung dari pukul 07.30 sampai dengan 12.00 berjalan aman dan lancar. Kendala yang muncul dapat teratasi dengan baik oleh panitia di Yogyakarta maupun di kota-kota lainnya. Dan hasil tes jalur mandiri ini akan diumukan pada Selasa (30/7) mendatang. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here