Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsMeski Meningkat, Pertambahan ODP dan PDP di Sleman Kecil

Meski Meningkat, Pertambahan ODP dan PDP di Sleman Kecil

BERNASNEWS.COM – Meski jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Sleman menunjukkan tren meningkat setiap hari, namun angka penambahan relatif kecil atau sedikit. Setiap hari rata-rata penamahan di bawah 10 orang.

Menurut data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman yang diperoleh Bernasnews.com, Senin (20/4/2020), jumlah ODP di Kabupaten Sleman sebanyak 1.224 orang atau bertambah 2 orang dari data hari Mingu (19/4/2020) yang berjumlah 1.222 orang. Angka pertambahan ODP ini sedikit menurun dibanding hari Sabtu (18/4/2020) yang berjumlah 1.218 atau bertambah 4 orang.

Sementara untuk kasus PDP, angka pertambahan setiap hari sedikit lebih tinggi. Jika pada Minggu (19/4/2020), jumlah PDP di Kabupaten Sleman sebanyak 256 orang, namun pada Senin (20/4/2020) meningkat menjadi 264 atau ada pertambahan 8 orang. Sebelumnya, pada Sabtu (18/42020), jumlah PDP di Kabupaten Sleman 244 orang. Ini berarti ada peningkatan/pertambahan yang signifikan yakni bertambah 12 orang dari hari Sabtu (18/4/2020) ke hari Minggu (19/4/2020).

Data jumlah pendatang/pemudik dari luar DIY di tiap kecamatan di Kabupaten Sleman sejak 5 April 2020 hingga Senin (20/4/2020). Sumber : Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman

Sementara kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sleman hingga Senin (20/4/2020) tercatat 37 orang. Dari jumlah tersebut, 4 orang di antaranya meninggal dunia, 18 orang masih dirawat di rumah sakit dan 15 orang sembuh.

Dari data yang sama, PDP yang dinyatakan negatif setelah pemeriksaan sebanyak 77 orang, yang meninggal dunia 6 orang dalam status PDP. Sedangkan untuk yang ODP, sebanyak 806 orang yang masih dalam pemantauan, 416 orang sudah selesai pemantauan dan 2 orang meninggal dunia.

Tren pemudik

Sementara itu, jumlah pemudik dari luar DIY yang datang ke Kabupaten Sleman sejak 5 April 2020 hingga Senin (20/4/2020) menunjukkan tren yang selalu meningkat setiap hari. Jika pada 5 April 2020 jumlah pemudik ke Kabupaten Sleman sebanyak 4.154 orang, namun pada Senin (20/4/2020) jumlah pemudik mencapai 6.386 orang.

(Baca juga : Ratusan Pemudik dari Luar DIY Datang ke Kabupaten Sleman Tiap Hari)

Menurut Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman Hardo Kiswoyo, para pemudik datang dari luar DIY, luar Jawa bahkan ada yang datang dari luar negeri. Dan meski pemerintah tidak melarang mudik, namun pemerintah menghimbau agar untuk sementara tidak mudik selama masih ada wabah virus Corona untuk memutus rantai penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut. Apalagi, dari data yang terindikasi Covid-19 di Kabupaten Sleman, hampir semuanya adalah pemudik.

“Kalau terpaksa mudik, maka harus mengikuti prosedur tetap Covid-19 yakni wajib melapor ke RT setempat, memeriksa kesehatan diri dan kalau sehat boleh pulang ke rumah dengan tetap mengikuti prosedur Covid-19 dan bila sakit wajib ikut karantina atau dirawat di Puskesmas/RS terdekat,” kata Hardo Kiswoyo yang juga Sekda Kabupaten Sleman ini. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments