Home News Merajut Masa Depan Lewat SLB Marganingsih

Merajut Masa Depan Lewat SLB Marganingsih

477
0
Umat Lingkungan St Maria Ratu Rosari Perumahan Citra Ringin Mas Purwomartani, Kalasan, Sleman, foto bersama di depan SLB Marganingsih Pokoh, Wedomartani, Ngemplak, Sabtu (12/5/2019). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM -Meski mengalami cacat fisik maupun mental tak berarti para penyandang cacat tak bisa belajar dan berkarya. Dalam kondisi cacat, mereka justru termotivasi untuk belajar ketrampilan guna mendapatkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan sebagai bekal dalam mencari pekerjaan maupun menciptakan lapangan kerja sendiri.

Umat Lingkungan St Maria Ratu Rosari Perumahan Citra Ringin Mas Purwomartani, Kalasan, Sleman, foto bersama di depan SLB Marganingsih Pokoh, Wedomartani, Ngemplak, Sabtu (12/5/2019). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Itulah yang dialami dan dilakukan siswa/siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Marganingsih di Dusun Pokok, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. Di sekolah yang dikelola Yayasan Pelita Ibu ini, mereka metajut masa depan dengan belajar untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan.

“SLB Marginingsih memiliki kelas reguler dan kewirausausahaan plus kelas karya. Kelas reguler diisi materi pelajaran teori, sedangkan kelas kewirausahaan berisi materi ketrampilan atau pelatihan dengan aneka keahlilan seperti menjahit, peternakan, perikanan, perkebunan dan sebagainya. Sementara kelas karya adalah menjalankan usaha/bisnis yang dilakukan alumni SLB Marganingsih yang sudah trampil seperti membuat telur asin dan batu bata yang hasilnya dijual kepada masyarakat luas,” kata Stephanus Yogi Nugroho, Kepala SLB Marganingsih, saat menerima kunjungan umat Lingkungan Santa Maria Ratu Rosari Perumahan Citra Ringin Mas Purwomartani, Kalasan, Sleman, Paroki St Petrus dan Paulus Babadan, Wedomartani, Ngemplak, Sabtu (12/5/2019).

Para siswa/siswi SLB Marganingsih (berseragam) Pokoh, Babadan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, foto bersama dengan guru, karyawan dan umat Lingkungan St Maria Ratu Rosari dalam anjangsana di sekolah tersebut, Sabtu (11/5/2019). (Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com)

Menurut Yogi, SLB Marganingsih yang dikelola Yayasan Pelita Bunda saat ini memiliki 34 siswa/siswi mulai dari TK hingga sekolah menengah atas dengan 4 guru tetap. Dengan jumlah guru tetap yang baru empat orang ditambah beberapa relawan, pihaknya masih membutuhkan tambahan guru agar proses belajar mengajar di sekolah tersebut bisa maksimal. “Kami sedang merekrut guru agar proses belajar mengajar bisa berjalan maksimal,” kaya Yogi.

Siswa-siswi SLB Marganingsih berasal dari berbagai tempat dengan latar belakang yang beragam. Mereka belajar dengan nyaman dan aman di sekolah tersebut hingga lulus dan memiliki ketrampilan tertentu sesuai minat dan bakat sebagai bekal dalam mencari pekerjaan bahkan menciptakan pekerjaan sendiri. “Kami belum punya asrama sehingga anak-anak tetap tinggal di rumah masing-masing. Mereka datang ke sekolah seperti biasa dan pulang ketika jam pelajaran selesai. Mereka tidak menginap di sini karena belum ada tempat penginapan,” kata Yogi.

Ketua Linkungan St Maria Ratu Rosari V Agung Danajaya (kiri) berbincang denga Kepala SLB Marganingsih Stephanus Yogi Nugroho di SLB Marganingsih, Sabtu (12/5/2019). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Dalam kunjungan itu, para siswa/siswi tampak ceria. Mereka menyambut kunjungan umat Lingkungan St Maria Ratu Rosari dengan penuh kegembiraan. “Terima kasih atas perhatian dan kunjungannya,” kata Toro, salah satu alumni SLB Marganingsih, yang mengembangkan usaha telur asin di sekolah tersebut.

Ketua Linkungan St Maria Ratu Rosari V Agung Danajaya mengatakan, anjangsana ke SLB Marganingsih sebagai wujud kasih dan kepedulian umat lingkungan terhadap sesama. Dan kegiatan seperti ini dilakukan setiap tahun di tempat yang berbeda-beda. “Ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kami terhadap sesama. Jangan melihat apa dan seberapa besar yang kami bawa, namun kehadiran kami benar-benar wujud kasih kami terhadap sesama, terutama anak-anak SLB Marganingsih,” kata Agung Danajaya sambil menyerahkan tanda kasih dari umat Lingkungan St Maria Ratu Rosari.

Kunjungan ini sebagai realisasi Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2019 dengan tema Makin Tergerak untuk Berbagi Berkat itu untuk berbagi kasih dengan siswa/siswi SLB maupun para guru dan karyawan SLB tersebut. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here