Home Technology Menyimpan Data Secara Digital Agar Lebih Efisien dan Efektif

Menyimpan Data Secara Digital Agar Lebih Efisien dan Efektif

557
0
Pihak Biznet sedang menjelaskan materi soal Cloud dalam Gio Tech Day, di Harper Hotel Yogyakarta, Kamis (20/2/2020). (Foto: Ayu)

BERNASNEWS.COM – Penyimpanan data secara fisik alias ditulis di kertas kini memiliki berbagai resiko. Sehingga, setiap usaha dituntut untuk menyimpan data tersebut secara digital di komputasi awan (cloud).

Walaupun data disimpan secara digital, hal tersebut tidak menutup adanya kemungkinan buruk lainnya. Sehingga, sebuah perusahaan perlu memiliki Business Continuity Plan (BCP) untuk mengantisipasi sistem yang sewaktu-waktu bisa down yang bisa merugikan banyak pihak.

“Kita sekarang sudah dimanjakan dengan teknologi. Tapi coba bayangkan jika teknologi yang pakai tiba – tiba not available. Makanya perusahaan perlu punya BCP (Business Continuity Plan),” ujar Managed Service and Delivery Manager Biznet Gio, Arisyi Ihsan, saat GioTech Day di Yogyakarta, Kamis (20/2/2020).

Tak hanya bagi perusahaan besar, penyimpanan data di cloud juga bisa dilakukan oleh UMKM. Pasalnya, para pelaku UMKM juga dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknolodi yang ada.

“Hampir semua jenis usaha (cloud) bisa (digunakan). UMKM juga enak banget pake cloud. Karena berangkat dari nol. Karena bisa mulai dari yang kecil dulu.. Tergantung kebutuhan. Kalau berkembang bisa diperbesar,” ujarnya.

Dalam pertumbuhan bisnis, IT berperan dalam digitalisasi pertumbuhan, memberikan layanan provider, menintegrasi sistem, dan membuat aplikasi. Dengan penyimpanan data di cloud, perusahaan mampu mengurangi bahkan menghilangkan kemungkinan kerugian finansial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here