Home News Menyambut Hari Kartini, Komunitas Wanita Pelestari Budaya Nusantara Bikin Video Klip Lagu...

Menyambut Hari Kartini, Komunitas Wanita Pelestari Budaya Nusantara Bikin Video Klip Lagu Gambang Suling

695
0
Pembuatan Video Klip lagu Gambang Suling dengan bintang utama Ibu Yossie Riyani dan anggota Komunitas Wanita Pelestari Budaya Nusantara, Sabtu (17/3/2021), di The Jayakarta Hotel & Spa Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Dalam rangka menyambut Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2021, sejumlah 20 lebih ibu-ibu dari anggota Komunitas Wanita Pelestari Budaya Nusantara menyelenggarakan aneka kegiatan, Sabtu (27/3/2021), di The Jayakarta Hotel & Spa Yogyakarta, Jalan Raya Solo, Kabupaten Sleman, DIY.

Asyiknya berswafoto (selfie) dengan berkebaya bersama Komunitas Wanita Pelestari Budaya Nusantara, Sabtu (27/3/2021). Foto: Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com.

Kegiatan tersebut antara lain, belajar memasang sanggul dan make up, mewiru jarik, merangkai bunga dan sesi pemotretan serta penggambilan video. “Kegiatan ini untuk memperingatai dan memeriahkan Hari Kartini yang kebetulan pada tahun ini bertepatan Ramadhan, sehingga kegiatan kami ajukan,” terang Ibu Yani, saat ditemui Bernasnews.com, di venue.

Dikatakan, bahwa yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan ibu-ibu atau wanita yang berasal dari lintas komunitas yang kesemuanya mempunyai misi visi yang sama yaitu melestarikan budaya Nusantara. “Jadi tidak hanya berkenaan dengan busana adat atau kebaya saja, namun juga dalam memakai sanggul dan kegiatan budaya lainnya,” kata Ibu Yani.

Kegiatan belajar makeup dan memakai sanggul oleh anggota Komunitas Wanita Pelestari Budaya Nusantara, Sabtu (27/3/2021), di The Jayakarta Hotel & Spa Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)
Kegiatan belajar merangkai bunga. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Yossie Riyani bahwa dalam kegiatan ini mempunyai misi untuk kembali ke budaya terutama memperkenalkan kembali busana kebaya dan sanggul Nusantara. “Sekarang peminatnya berkurang bahkan banyak anak-anak muda yang tidak paham juga jarang mengenakan kebaya,” ungkapnya.

Lanjutnya Ibu Yossie, mungkin perlu ada hari-hari tertentu untuk memakai kebaya dan bersanggul. “Misal pergi ke pasar, berani nggak mengenakan busana kebaya juga bersanggul,” tantang ibu yang juga seorang youtuber itu.

Sesi foto bersama dengan busana kebaya putih. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Kegiatan sesi pemotretan dengan pengambilan lokasi di sekitar kolam renang hotel dibagi dalam dua sesi busana kebaya. Sesi pertama berupa foto dengan mengenakan kebaya berwarna putih dan sesi kedua menggenakan kebaya lurik, dengan asesoris payung hias.

Sementara untuk pengambilan videonya sendiri berupa nyanyi dan tari, sebagai bintang utama Yossie Riyani yang men-cover lagu tradisional berjudul Gambang Suling, karya almarhum Ki Nartosabdo dalang kondang dari Jawa Tengah yang mengungkapkan kemerduan alat musik suling saat ditiup.

Sesi pemotrtan dengan mengenakan kebaya lurik dan asesoris payung serta kipas. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)
Berkebaya lurik oleh anggota Komunitas Wanita Pelestari Budaya Nusantara. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

“Saya suka membuat video klip meng-cover lagu-lagu daerah, dengan melibatkan ibu-ibu berbusana kebaya. Lagu Gambang Suling merupakan lagu ketiga yang di-cover untuk diunggah di kanal youtube Yossie Riyani. Segera setelah proses editing langsung kami upload (unggah),” pungkas ibu yang berdomisili dari Argorejo Sedayu dan pemilik akun youtube dengan 3000 lebih permisa. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here