Home Opini Menumbuhkembangkan Rasa Cinta Tanah Air untuk Bela Negara

Menumbuhkembangkan Rasa Cinta Tanah Air untuk Bela Negara

101
0
Drs Djati Julitriarsa MM, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN Yogyakarta Foto : Dok pribadi

BERNASNEWS.COM – Ada suatu pepatah atau malah merupakan suatu slogan yang menyebutkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu mewujudkan perdamaian dalam diri bangsa itu. Tentu saja slogan seperti ini berlaku pula bagi bangsa kita, yakni Indonesia yang kita cintai bersama.

Maka tidak pelak lagi bahwa dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bangsa ini, diperlukan adanya kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat atau rakyat Indonesia, tanpa terkecuali, baik mereka yang sehari-harinya sebagai petani, nelayan, pekerja atau karyawan, juga termasuk pula mereka yang menjadi aparat pemerintahan, baik yang di pusat maupun daerah. Apalagi bila kita ingat bahwa Indonesia merupakan suatu Negara yang wilayahnya terdiri dari beribu pulau, suku bangsa atau etnis, agama maupun golongan. Oleh sebab itu tidak salah kalau kemudian bangsa ini memounyai suatu slogan yang berbunyi “Bhineka Tunggal Ika”.

Di satu sisi tulisan ini dikemukakan dalam rangka memperingati Hari Bela Negara yang jatuh setiap tanggal 19 Desember.      Makna dari slogan yang disebutkan di atas sendiri sebenarnya sudah sangat jelas sekali, yakni bahwa kita mengakui dan menyadari sepenuhnya bahwa bangsa Indonesia sangat beragam dari berbagai aspek yang disebutkan di atas.

Namun dengan mendasarjan diri dari berbagai perbedaan tersebut, kita wajib atau malah harus tetap mau dan mampu menjaga keutuhan bangsa ini dengan semangat persatuan dan kesatuan bagi Negara Republik Indonesia tercinta. Slogan inilah yang kemudian secara mantap diberlakukan terutama di tubuh lembaga Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang mencanangkan dengan pedomannya NKRI Harga Mati. Hal ini dimaklumi karena TNI lah yang selalu siap sedia untuk membantu dan mendukung langkah gerak rakyat Indonesia untuk menjaga agar bangsa ini tidak tercerai berai yang dapat berakibat kehancuran.

Faktor kunci Bela Negara

Memperhatikan slogan yang disebutkan di atas, yakni NKRI Harga Mati, merupakan sutu slogan yang sangat wajar sekali, karena secara nyata pastilah di setiap dada rakyat Indonesia tidak ada satu pun orang yang ingin terjadinya perpecahan bangsa ini. Apalagi kita bersama memperingati di setiap tanggal 19 Desember yang ditetapkan sebagai Hari Bela Negara. Sedang untuk bela negara itu sendiri dimaksudkan sebagai tekad, sikap dan tindakan warga negara yang teratur, menyeluruh, terpadu, dan berkelanjutan yang dilandasi cinta tanah air, sadar untuk berbangsa dan bernegara, serta yakni bahwa Pancasila sebagai idiologi negara, serta rela berkorban guna meniadakan hakekat ancaman yang dapat membahayakan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pncasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Maka untuk itu tidak dapat disangkal lagi bahwa pada dasarnya bangsa ini akan tetap kokoh dan kuat guna mengisi kemerdekaan yang diproklamirkan sejak tanggal 17 Agustus 1945, yang di dalamnya memuat berbagai tujuan mengapa Indonesia ini merdeka dari penjajahan bangsa lain. Maka menjdi suatu hal yang sangat wajar bila setiap orang yang menyatakan dirinya sebagai bangsa Indonesia, selalu punya hasrat dan semangat guna mewujudkan.

Namun begitu tetap harus kita sadari bersama bahwa yang namanya Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) terhadap stabilitas nasional dapat berasal dari dalam maupun dari luar di tubuh rakayat Indonesia. Juga perlu dipahami bahwa masa depan yang namanya ancaman terhadap bangsa dan negara akan selalu ada, sehingga untuk itu perlu mengikut sertakan rakyat dalam upaya pembelaan negara..

Pembinaan dan Pendidikan Bela Negara (PPBN)

Mengacu ke dasar hokum, yakni Pasal 30 ayat 1, Amandemen UUD 1945 Pasal 27 ayat 3, menyebutkan bahwa setiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Sehubungan dengan hal ini maka kita sangat bersyukur bahwa setiap tanggal 19 Desember mengingatkan kepada kita semua untuk selalu melakukan Bela Negara tersebut  dengan ditetapkannya sebagai Hari Bela Negara.

Untuk itu kiranya perlu diperhatikan dan dipahami bersama bahwa kaitannya dengan Bela Negara ini, terdapat 5 unsur utama dalam PPBN, yakni :

  1. Cinta Tanah Air
  2. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Indonesia
  3. Yakin akan kesaktian Pancasila
  4. Rela berkorban untuk bangsa dan negara
  5. Mempunyai kemampuan awal Bela Negara

Dengan menyimak uraian di atas, maka secara tegas kita dapat menyimpulkan bahwa setiap warga negara berkewajiban untuk selalu bersedian dengan sepenuh hati mambela tanah airnya sedemikian rupa, guna mewujudkan cita-cita bangsanya. Maka marilah kita tumbuhkembangkan semangat untuk membela bangsa dan negara dari setiap bentuk ancaman, baik itu berasal dari dalam maupun dari luar negara kita. Semoga. (Drs Djati Julitriarsa MM, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN Yogyakarta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here