Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomeOpiniMenumbuhkan Generasi Muda Sadar Pemilu

Menumbuhkan Generasi Muda Sadar Pemilu

bernasnews.com — Seperti yang kita ketahui bahwa pemilu serentak nasional akan diselenggarakan pada tanggal 14 Februari 2024. Tentu saja pemilu tersebut merupakan salah satu hajatan nasional yang membutuhkan atensi yang besar juga dari rakyat Indonesia tak terkecuali generasi muda Indonesia.

Generasi muda Indonesia merupakan salah satu motor pergerakan kemajuan sebuah bangsa sehingga sudah sepantasnya generasi muda Indonesia turut aktif menyukseskan pesta demokrasi yang bertepatan dengan ‘harinya anak muda’ yakni hari kasih sayang atau hari valentine day.

Tingkat partisipasi anak muda untuk terjun langsung dalam ke-pemilu-an masih terbilang sedikit baik sebagai penyelenggara pemilu maupun sebagai pemilih yang menyampaikan hak pilihnya di TPS. Pada pemilu serentak tahun 2024 ini dibutuhkan tenaga-tenaga muda untuk turut serta menjadi penyelenggara pemilu mulai dari tingkat KPPS sampai dengan PPK yang membawahi penyelenggara tingkat kecamatan.

Mengapa generasi muda Indonesia harus aktif terlibat sebagai penyelenggara dan aware dalam pemilu?

1. Beban Kerja yang membutuhkan tenaga yang kuat dan ritme yang cepat

Berkaca pada pemilu serentak tahun 2019 silam, beban kerja selaku penyelenggara pemilu sangatlah  berat ditambah lagi ritme kerja yang cepat membuat beberapa penyelenggara pemilu mengalami kelelahan sehingga harus dilarikan ke rumah sakit bahkan terdapat kasus penyelenggara pemilu yang meninggal dunia.

Penyelenggara pemilu pada tahun 2019 yang tumbang bahkan meninggal didominasi oleh penyelenggara pemilu usia 50 tahun ke atas. Sebab itulah dibutuhkan kawula muda untuk turut serta menjadi penyelenggara Pemilu di tahun 2024 mendatang.

2. Keterbatasan periodesasi penyelenggara pemilu

Penyelenggara pemilu dalam melakukan ketugasan dibatasi oleh periodesasi yakni maksimal 2 kali periode kepemiluan. Sebab itu harus terdapat proses regenerasi bagi SDM penyelenggara pemilu. Mereka yang telah menjadi penyelenggara pemilu selama 2 periode masa kepemiluan tidak bisa untuk mendaftarkan diri kembali menjadi penyelenggara.

3. Penggunaan full Teknologi Informasi pada pemilu tahun 2024

Pada Pemilihan Gubernur maupun Pemilihan Bupati tahun 2020 kemarin telah diujicobakan penggunaan aplikasi SIREKAP untuk mempermudah dan mempercepat proses rekapitulasi hasil pemilu. Kendala yang terjadi selama penggunaan aplikasi SIREKAP salah satunya adalah SDM penyelenggara pemilu yang didominasi usia 50 tahun ke atas yang masih kaku dalam penggunaan teknologi informasi sekalipun telah dipandu didalam pengoperasionalannya.

Untuk pemilu serentak tahun 2024 ini ada kemungkinan penggunaan aplikasi SIREKAP digunakan secara menyeluruh. Tak hanya aplikasi SIREKAP saja, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia juga membuat aplikasi berbasis web untuk pemutakhiran data pemilih yakni SIDALIH dan juga aplikasi lindungi hakmu untuk melakukan pengecekan data pemilih.

Dengan penggunaan aplikasi untuk menunjang kerja selama tahapan pemilu ini, maka dibutuhkan SDM yang melek teknologi dan tidak gaptek. Tentu saja anak mudalah yang melek teknologi dan tidak gaptek. 90 persen anak muda di Indonesia memiliki smartphone yang terhubung internet dan menggunakan internet untuk mempermudah diri sehingga apabila menjadi penyelenggara pemilu yang harus mengoperasionalkan aplikasi milik KPU tidak akan mengalami gagap teknologi.

4. Kreatifitas dan inovasi generasi muda akan memperkaya gaya sosialisasi tahapan pemilu

Era sekarang banyak generasi muda yang menjadi konten kreator dan aktif di media sosial, tentu saja hal ini menjadi angin segar bagi KPU untuk menggaet anak muda ini sebagai penyelenggara pemilu. Materi sosialisasi yang kreatif akan menumbuhkan aware kepada pemilu karena akan lebih mengena di masyarakat. Masyarakat lebih menyenangi materi sosialisasi yang berupa konten di media sosial yang interaktif dibandingkan dengan materi sosialisasi yang diberikan pada pertemuan tatap muka yang masih menggunakan power point.

Selain memperkaya gaya sosialisasi, dengan pemanfaatan media sosial dapat membuat materi sosialisasi tahapan pemilu memiliki jangkauan yang lebih luas karena media sosial ini tak terbatas lingkup jangkauan dan mampu bertahan lama. Seperti halnya postingan di media sosial selama konten tersebut masih berada dalam kumpulan postingan maka pengguna media sosial lainnya dapat melihat kapan saja dan bahkan bisa muncul dalam pencarian konten apabila konten tersebut mendapatkan tanda suka yang banyak.

Akan tetapi didalam pembuatan konten kreatif yang akan diposting ke media sosial juga harus memperhatikan algoritma media sosial termasuk didalamnya penggunakan hastag agar mendapatkan engagement dari pengguna media sosial lainnya.

5. Mendongkrak jumlah pemilih pemula

Dengan menggaet generasi generasi muda untuk aktif berpartisipasi pada pemilu tahun 2024 ini maka secara otomatis akan menaikkan jumlah pemilih pemula pada pemilu tahun 2024. Untuk diketahui bahwa pemilih pemula merupakan penduduk yang telah memiliki hak pilih dan baru pertama kali menggunakannya pada pemilu tahun 2024.

Adapun syarat sebagai pemilih pemula bagi generasi muda adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ataupun Warga Negara Indonesia yang belum genap berusia 17 tahun akan tetapi telah menikah dengan menunjukkan bukti dokumen pencatatan pernikahan yang sah.

Generasi muda Indonesia harus berperan aktif dalam pemilu tahun 2024 karena merupakan bagian dari pembangunan negara. Jadilah generasi muda yang sadar pemilu yakni sadar bahwa setiap warga negara memiliki hak pilih dan aware terhadap tahapan pemilu termasuk didalamnya tahapan pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.

Ayo sudah saatnya anak muda berpartisipasi aktif dalam kepemiluan. Jadilah bagian dari penyelenggara pemilu di daerahmu agar generasi muda tahu dan paham proses kepemiluan di Indonesia. (Galih Satria Hutama, PNS Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamandau)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments