Sunday, May 22, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsMenuju Puncak Peringatan HKB 2022, Kepala BNPB: Peran Aktif Pentaheliks Penting untuk...

Menuju Puncak Peringatan HKB 2022, Kepala BNPB: Peran Aktif Pentaheliks Penting untuk Pengurangan Risiko Bencana

bernasnews.com — Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) adalah media untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan kita sebagai bangsa, khususnya masyarakat yang ada di daerah rawan bencana, untuk meningkatkan kapasitas dalam menghadapi bencana.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Senin (25/4/2022), dalam konferensi pers Menuju Puncak Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2022, di Pendopo Kantor Bupati Sleman, Sleman.

“Peran aktif seluruh pihak pentaheliks antara lain pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media sangat penting untuk kefektifan pengurangan risiko bencana,” kata dia.

Menurut Letjen Suharyanto, , masyarakat harus bisa berpartisipasi dalam meningkatkan kapasitas, mulai dari tingkat individu, keluarga, hingga komunitas. “Masyarakat bukan hanya sebagai objek saat bencana tiba, tapi juga harus bertindak sebagai subjek,” imbuhnya.

Puncak peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2022 akan dilakukan di kawasan Gunung Merapi. Hal ini dipilih karena masyarakat di sekitar Gunung Merapi dinilai sudah memahami langkah dan konsep apabila terjadi bencana.

“Pengalaman bertahun-tahun masyarakatnya yang tinggal harmoni di kaki Gunung Merapi membentuk kesadaran dan kearifan lokal. Masyarakat sudah paham langkah-langkah yang harus dilakukan apabila Merapi mengalami erupsi,” jelas mantan Pangdam Brawijaya itu.

Letjen Suharyanto mencontohkan, salah satu langkah masyarakat di Gunung Merapi yang cukup unik adalah adanya pengungsian untuk hewan ternak. Tidak hanya berfokus pada keselamatan warga, namun juga keberlangsungan ekonomi jangka panjang bagi masyarakat itu sendiri.

“Kesiapsiagaan masyarakat di Gunung Merapi dapat menjadi contoh daerah lain. Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di gunung berapi lainnya, mengingat Indonesia memiliki 127 gunung api yang masih aktif,” harap dia.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh unsur pentaheliks untuk berpartisipasi dalam puncak peringatan HKB 2022, dengan membunyikan lonceng atau sirine pukul 10:00 waktu setempat dan melakukan simulasi evakuasi mandiri.

Kepala BMKG Prof Ir. Dwikorita Karnawati, M Sc, Ph D saat menyampaikan dukungan pelaksanaan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2022. (Foto: Istimewa)

Dukungan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2022 juga disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M Sc, Ph D. Pihaknya menyebutkan, peran BMKG dalam memberikan peringatan dini harus didukung penuh oleh peran masyarakat.

“Peringatan dini bencana dibagi menjadi dua aspek yaitu aspek hulu dan hilir. Aspek hulu berhubungan dengan teknologi yang terdiri dari analis, prediksi, dan penyebar luasan informasi. Sementara di bagian hilir adalah aspek yang berkaitan dengan masyarakat,” jelas Prof Dwikorita.

Peringatan dini yang dikirimkan oleh BMKG selama 24 jam akan masuk ke sistem-sistem yang dimiliki oleh pemerintah daerah. Namun, apabila di daerah sistemnya tidak berjalan karena berbagai faktor, maka korban akan tetap timbul.

“Semua aspek yang ada pada bagian hulu tidak akan ada artinya jika aspek hilirnya tidak berjalan. Menjadi PR bersama bagaimana masyarakat bisa memahami informasi peringatan dini tersebut,” tegas Prof. Dwikorita.

Menurut dia, Hari Kesiapsiagaan Bencana menjadi penting, setelah masyarakat memahami informasi tersebut, belum tentu menjamin mereka mau melakukan upaya-upaya yang direkomendasikan. HKB dapat menjadi salah satu media edukasi dan sosialisasi respon awal kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Harapannya peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana dapat menjadi tempat kita untuk menguji dan melatih hingga akhirnya menjadi budaya yang tersistem dalam struktur kehidupan masyarakat kita,” tandas Prof Dwikorita. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments