Home News Menuju Pancawindu, UWM Miliki Gedung Kampus Baru

Menuju Pancawindu, UWM Miliki Gedung Kampus Baru

53
0
Prof Dr. Edy Suandi Hamid, MEc saat membuka Sidang Senat Terbuka Dies Natalis Ke-39 Universitas Widya Mataram (UWM), Kamis (7/10/2021) siang. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Bulan Oktober bagi Universitas Widya Mataram (UWM) memiliki makna khusus, karena tanggal 7 Oktober 1982 adalah berdirinya UWM, bersamaan hari lahirnya Kota Yogyakarta. Dalam sejarah, 7 Oktober (1756) hari selesainya pembangunan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan mulai ditempati oleh Sultan Hamengku Buwono I.

Hal itu disampaikan oleh Prof Dr. Edy Suandi Hamid, MEc dalam acara jumpa pers bersama para wartawan, Kamis (14/10/2021), di Pendapa Agung, Kampus UWM, Yogyakarta. Seperti diketahui, sebagai tindak lanjut Perjanjian Giyanti (1755), Kerajaan Mataram dibagi dua menjadi Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

“Pangeran Mangkubumi menjadi raja Ngayogyakarta dengan gelar Sultan Hamengku Buwono I, yang kemudian membangun Kraton Ngayogyakarta tersebut,” papar Prof Edy.

Dikatakan, bahwa rangkaian acara Dies Natalis Ke-39 UWM sudah dilaksanakan, dengan acara puncaknya pada hari Kamis, 7 Oktober 2021 lalau. Lusa akan diadakan Wisuda Sarjana Ke-59 UWM, yang diadakan secara luring-daring secara bertahap dengan prokes ketat.

“Wisuda periode ini tidak banyak, hanya 93 orang. Sehingga total alumni dari 8 prodi yang sudah meluluskan sebanyak 9.151 orang. Sementara dua prodi belum karena kategori baru,” ungkap Rektor UWM, yang hobi gowes itu.

Sesuai cita-cita pendirinya, lanjut Prof Edy, lulusan UWM diharapkan mampu menghasilkan sarjana, calon pemimpin bangsa, yang senantiasa memegang teguh prinsip hamemayu hayuning bawana, berwatak kesatria, serta bersikap golong gilig, sengguh ora mingkuh. “Sebagaimana ajaran yang ditanamkan kepada para Calon Raja Keraton Yogyakarta,” tegasnya.

Rektor UWM Prof Dr Edy Suandi Hamid, MEc didampingi oleh Wakil Rektor III UWM Puji Qomariyah, SSos, MSi saat acara jumpa pers dengan wartawan, Kamis (14/10/2021). Foto: Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com.

Menuju panca windu UWM, berbagai kinerja dan langkah maju menandai perkembangan positif bagi perguruan tinggi yang berbasis budaya ini. Diantaranya, Penantian panjang untuk memiliki kampus baru yang representatif segera mewujud. Tanggal 5 September 2021 lalu telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan kampus UWM.

“Peletakan batu pertama pembangunan kampus UWM tersebut dilakukan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Mataram sekaligus sebagai Gubernur DIY, Prof. Dr. Moh. Mahfud MD Ketua Yayasan Mataram dan Menko Polhukam RI, GKR. Mangkubumi, Prof. Dr. Didi Achjari Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY dan saya selaku Rektor UWM,” papar Prof Edy.

Juga segera dibuka Prodi Pascasarjana Ilmu Hukum di UWM. Rekomendasi dari L2DIKTI V sudah diberikan, dan proses sekarang sudah di Ditjen Dikti untuk evaluasi lebih lanjut. Semester yang akan datang sudah bisa mulai menerima mahasiswa baru, hal ini akan menjadi prodi Pasca Sarjana pertama di UWM.

“Sementara Prodi Arsitektur UWM memperoleh hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka dari Dirjen Dikti, yang akan mendukung kegiatan pembelajaran prodi ini, yang nilainya sebesar Rp 761 juta,” bebernya.

Hal lain yang sangat menggembirakan, imbuh Prof Edy, peminat untuk kuliah di UWM semakin meningkat. Di tengah menurunnya banyak peminat di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lain karena pandemi saat ini. Jumlah mahasiswa baru UWM meningkat 23 persen dibandingkan tahun lalu. Jumlah pendaftar bahkan meningkat lebih tinggi, yakni naik 27,94 persen.

Setahun terakhir ini juga beberapa dosen meningkat jabatan fungsionalnya, di samping juga beberapa menyelesaikan program Pendidikan S-3nya. “Saat ini sudah ada 18 dosen berkualifikasi doktor atau 20,45 persen dari keseluruhan dosen yang ada. Angka ini sudah di atas rata-rata doktor di Perguruan Tinggi Indonesia yang baru 15,58 persen,” pungkas Prof Edy. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here