Home News Menteri PUPR Ingatkan Bank BTN dan Pengembang Jaga Kualitas Perumahan Rakyat

Menteri PUPR Ingatkan Bank BTN dan Pengembang Jaga Kualitas Perumahan Rakyat

86
0
Menteri Basuki saat memberikan sambutan pada peringatan ulang tahun ke-45 Kredit Perumahan Rakyat Bank Tabungan Negara (KPR BTN), Jumat (10/12/2021). Foto: [email protected]

BERNASNEWS.COM – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengingatkan para pemangku kepentingan, khususnya perbankan dan pengembang, agar memperhatikan kualitas perumahan. Karena itu, dalam proses pembangunan perlu diawasi kualitasnya agar rumah layak huni.

“Saya harap Bank BTN dapat bersama-sama mengawasi kualitas dan menyediakan perumahan yang layak huni serta melakukan pengawasan dan evaluasi dalam proses kepemilikan rumah melalui KPR yang dijalankan,” tutur Menteri Basuki pada peringatan ulang tahun ke-45 Kredit Perumahan Rakyat Bank Tabungan Negara (KPR BTN), Jumat (10/12/2021).

Pada kesempatan itu, Menteri PUPR yang dilansir Bernasnews.com dari akun Instagram @kemenpupr mengatakan bahwa pentingnya para pemangku kepentingan, khususnya perbankan dan pengembang, untukmemperhatikan kualitas perumahan.

Menurut Menteri PUPR, pada tahun 2022, Kementerian PUPR mengalokasikan Rp 28 triliun untuk 4 program bantuan pembiayaan perumahan yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 200.000 unit, Subsidi Selisih Bunga (SSB) untuk 769.903 unit, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) 200.000 unit dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebanyak 24.426 unit.

Menteri Basuki pun mengucapkan terima kasih kepada BTN sebagai salah satu bank penyalur subsidi pemerintah di sektor perumahan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional, khususnya pada masa perlambatan sektor properti akibat pandemi Covid-19.

https://www.instagram.com/kemenpupr/

Bagaimana persyaratan untuk mendapatkan rumah subsidi dari pemerintah?” tanya Jefry Manurung pemilk akun @jefrymanru di kolom komentar.

Ariyanto Wibowo pemilik akun @arek_brax berkomentar dengan nada kritik terhadap BankBTN. “BTN yg penting dapat nasabah ngak urus dg kualitas rumah atao fasum yg lain, contohnya di perumahan cerme prisma land desa girang anyar Gresik kidul Jawa timur,,perumahan subsidi klo musim hujan banjir setinggi dada orang dewasa belum lagi jalan perumahan yg belum di paving klo hujan terkesan kumuh,,,,,mana BTN, mana BTN lapor dah bolak balik tapi tetap saja banjir, developer di biarkan, ngak urus yang penting saya dapat nasabah BTN said,” tulis Ariyanto Wibowo di kolom komentar. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here