Home Ekonomi Menparekraf Sandiaga Uno Gencarkan Promosi Desa Wisata

Menparekraf Sandiaga Uno Gencarkan Promosi Desa Wisata

54
0
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno melakukan promosi dan sosialisasi Desa Wisata di Desa Candirejo, Magelang, Jawa Tengah,Jumat (4/6/20201). Foto : Dok Kemenprekraf

BERNASNEWS.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno terus menggencarkan promosi dan pengembangan Desa Wisata di Indonesia. Sebab, Desa Wisata merupakan simbol kebangkitan ekonomi nasional.

Salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia yang sedang digalakkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI adalah dengan menggelar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021. Acara promosi dan sosialisasi Desa Wisata ini dilakukan di Desa Candirejo, Magelang, Jawa Tengah.

Hal ini dilakukan langsung oleh Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI bersama Ananda Omesh (Omesh) selaku Public Figure dan Mitty Zasia, seorang penyanyi dan youtuber yang mengawali karier dengan membawakan ulang lagu-lagu hits nasional maupun internasional yang mengeksplore keindahan alam dalam setiap video cover lagu yang dibuatnya. Karyanya berhasil ditonton lebih dari 8 juta kali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara promosi dan sosialisasi Desa Wisata di Desa Candirejo, Magelang, Jawa Tengah,Jumat (4/6/20201). Foto : Dok Kemenprekraf

Dengan mengangkat tema Indonesia Bangkit, Menparekraf Sandiaga Uno mengharapkan program ini mampu mewujudkan visi Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat. 

Rangkaian sosialisasi acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan dimulai pada tanggal 22 Mei 2021 sampai dengan tanggal 25 Juni 2021. Acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan mengusung 7 kategori penilaian bagi desa wisata pendaftar, di antaranya CHSE, Desa Digital, Souvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan), Konten Kreatif, Homestay dan Toilet.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno melakukan promosi dan sosialisasi Desa Wisata di Desa Candirejo, Magelang, Jawa Tengah,Jumat (4/6/20201). Foto : Dok Kemenprekraf

“Kategori tersebut diharapkan mampu mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti oleh semua desa di Indonesia,” ujar Sandiaga Uno dalam siaran persyang diterima Bernasnews.com, Jumat (4/6/2021).

Dikatakan, Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kemenparekraf ini telah sukses diselenggarakan di Desa Wisata Pujon Kulon Malang, Desa Mas Ubud Bali, Desa Wisata Cisarua Bogor dan Desa Wisata Cibuntu Kuningan. Kali ini Desa Wisata menyelenggarakan acara “Sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” dengan tema “Indonesia Bangkit” di Desa Candirejo, Magelang, Jawa Tengah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno melakukan promosi dan sosialisasi Desa Wisata di Desa Candirejo, Magelang, Jawa Tengah,Jumat (4/6/20201). Foto : Dok Kemenprekraf

Sebuah acara yang menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream, diisi dengan kegiatan kunjungan menjelajah desa wisata yang sudah berkembang maupun berkelanjutan di daerah regional dan dilaksanakan dengan mengikuti protokol Kesehatan.

Sandiaga Uno mengungkapkan, dengan adanya kegiatan Sosialisasi Desa Wisata ini, Kemenparekraf ingin memberikan arahan kepada desa-desa wisata di Indonesia dari segi digitalisasi maupun dari segi protokol kesehatan. “Dengan kehadiran acara desa wisata ini kami banyak mencatat beberapa kategori yang dapat kita tingkatkan agar persiapan kebangkitan ekonomi nasional dapat kita hadirkan melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini. Dengan adanya Desa Wisata ini, kami ingin mendapatkan kebijakan yang berkeadilan kenapa karena selama ini belum ada keterlibatan sampai masyarakat bawah, kebijakan yang bisa memberikan bantuan kepada masyarakat bawah,” tutur Sandiaga Uno.

Menurut Sandiaga Uno, kerjasama dengan para content creator atau youtuber merupakan satu generasi yang harus kita libatkan agar dapat maju kedepannya. Dengan kerjasama ini para content creator bisa mengajak masyarakat luas mulai mengapresiasi Desa Wisata sebagai simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional. “Jadi daftarkan Desa Wisata kalian di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021,” ucap Sandiaga Uno.

Desa Candirejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dipilih dalam kegiatan sosialisasi ini karena Desa Candirejo merupakan salah satu dari 16 desa terpilih yang menerima sertifikasi sebagai desa wisata berkelanjutan dari Kemenparekraf. Desa Candirejo sebagai desa wisata pertama dari Kabupaten Magelang yang tersertifikasi. 

Sesuai dengan namanya, Desa Wisata Candirejo yang berarti tanah penuh dengan batu namun tetap subur, sehingga menghasilkan kerajinan tangan dari batu alam (ulekan, cobek, stupa hiasan). Candirejo dikenal juga sebagai simbol budaya Jawa, mengunggulkan atraksi budaya seni tari jatilan, seni musik gamelan hingga olahan kuliner berbahan dasar tempe yang sedang diusulkan menjadi warisan budaya dunia ke UNESCO.

Menurut Sandiaga Uno, tujuan acara ini adalah untuk menyosialisasikan dan mengampanyekan program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” agar dari 57.000 desa di seluruh Indonesia yang memiliki daya tarik wisata tergerak untuk mendaftarkan desanya ke dalam program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021”.

Dari agenda 9 Desa yang dikunjungi Menparekraf dan Public Figure memiliki tujuan memberikan acuan contoh dan motivasi desa lainnya yang ada di seluruh Indonesia untuk ikut serta mendaftarkan dan berkompetisi untuk menjadikan desa mereka sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat.

“Tidak hanya itu kegiatan ini juga bisa membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata. Calon desa pendaftar juga tidak hanya bagi desa yang baru, melainkan desa wisata rintisan, berkembang dan maju yang belum mendaftarkan desanya juga bisa mengikuti program ini,” ungkap Sandiaga Uno.

Diharapkan target tahun 2021 dengan adanya “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” Kemenparekraf dapat mencatat setidaknya lebih dari 700 desa wisata yang masuk ke dalam data Desa Wisata Indonesia.

Dalam acara tersebut juga ada beberapa tamu undangan di antaranya Indra Ni Tua selaku Direktur Tata Kelola Destinasi Kementerian Parekraf/Badan Parekraf, Sinoeng Rachmadi (Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah), Indah Juanita (Dirut Badan Otorita Borobudur), Slamet Ahmad Husein (Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang), Labbaika Nugroho (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Magelang), Syariffudin(Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang) Kepala Desa Candirejo Singgih Mulyanto SE dan Ketua Pengelola Desa Wisata Candirejo Tatak Sariawan.

Proses pelaksanaan kegiatan tersebut adalah :

1 .Promosi selama 30 April sampai dengan 25 Juni 2021 dan Registrasi Online pada 7 Mei 2021 sampai dengan 26 Juni 2021. Semua Desa di Indonesia harus melengkapi data-data yang sudah ditentukan.

2. Promosi Regional pada 20 Mei 2021 sampai dengan 24 Juni 2021 dan kurasi pada 28 Juni 2021 sampai dengan 2 Juli 2021. 3. Pembekalan/Workshop pada 5 Juli 2021 sampai dengan 16 Juli 2021 secara Online. Kegiatan ini dilakukan untuk mempertajam pemahaman mengenai syarat dan ketentuan kategori dan juga sarana edukasi CHSE.

4. Penentuan 50 desa terbaik dilakukan pada 16 Agustus 2021 sampai dengan 20 Agustus 2021. Para dewan juri akan menentukan 500 desa sebagai nominasi, dan akan dipilih 50 desa terbaik, yang akan dilakukan visitasi/verifikasi oleh Menparekraf dan perwakilan dari dewan juri.

5.Visit pada 23 Agustus 2021 sampai dengan 12 Nov 2021. Pada saat Visit masing-masing dari 50 Desa akan mempresentasikan keunggulan desa masing-maisng sesuai dengan kategori penilaian dan akan dilakulan penilaian langsung oleh Menparekraf dan Perwakilan Juri. 

6. Penentuan 10 Besar dilakukan pada 15 Nov 2021 sampai dengan 19 November 2021. Penentuan 10 besar desa wisata dilakukan berdasarkan skor penilaian yang didapat setelah visitasi/verifikasi.

7. Penentuan 4 Besar pada 22 November sampai dengan 3 Desember 2021. Dilakukan penilaian kembali oleh dewan juri untuk memilih 4 desa terbaik dan juga voting oleh masyarakat untuk memilih 1 desa terfavorit lewat media sosial. 

8. Malam Puncak pd 7 Des 2021. Pengumuman 4 desa terbaik dan 1 desa terfavorit akan diumumkan di acara Malam Puncak Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Sandiaga Uno berharap rangkaian kegiatan ini dapat menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa – desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara, serta mendorong daerah untuk dapat menciptakan desa wisata – desa wisata baru di wilayahnya yang dapat membangkitkan ekonomi desa.

“Bisa menjadikan desa wisata sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat,” pesan Sandiaga Uno.

Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terkumpul database/update informasi dari desa wisata yang mendaftar dan ikut berpartisipasi dalam acara ini. Hal ini dikarenakan pengisian pendaftaran anugerah desa wisata ini akan disinkronisasikan dengan sistem jejaring desa wisata (Jadesta) yang saat ini sedang dikembangkan.

“Dan, meningkatkan pengembangan desa wisata baru dan memberikan suguhan menarik kepada wisatawan mancanegara ataupun wisatawan domestik melaui desa-desa wisata di Indonesia,”kata Sandiaga Uno. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here