Menkominfo Minta Mahasiswa untuk Ikut Membangun dan Memajukan NTT

    140
    0
    Menkominfo Johnny G Plate saat menyampaikan pesan kepada mahasiswa dan anggota Forkom Diaspora NTT di DIY dalam dialog di Sasando Resto&Coffee di Jalan Laksda Adisutjipto Yogyakarta, Jumat (16/10/2020) malam. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

    BERNASNEWS.COM – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate meminta mahasiswa NTT yang menempuh pendidikan atau belajar maupun yang lulus dari Jogja untuk ikut membangun dan memajukan NTT. Para mahasiswa yang sudah mendapatkan ilmu di Jogja perlu menggunakan ilmu tersebut untuk membangun dan memajukan NTT.

    “Kepada adik-adik dan anak-anak saya, mahasiswa asal NTT di Jogja, kejarlah ilmu sebanyak-banyaknya di Jogja. Dan selain belajar, adik-adik mahasiswa juga mempunyai tugas untuk membantu Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dan 21 bupati/wakil bupati serta satu walikota/wakil walikota di NTT untuk ikut memajukan NTT,” kata Mengkominfo asal Manggarai, Flores, NTT ini saat bertemu dengan Forum Komunikasi (Forkom) Diaspora/perantau NTT serta perwakilan IKPM (Ikatan Pelajar dan Mahasiswa) dari berbagai daerah di NTT, di Sasando Resto & Coffee Jalan Laksda Adisutjipto Yogyakarta, Jumat (16/10/2020) malam.

    Menkominfo Johnny G Plate (tengah) saat melakukan talkshow di studio Radio Sasando FM sebelum acara dialog/ ramahtamah di Sasando Resto&Coffee di Jalan Laksda Adisutjipto Yogyakarta, Jumat (16/10/2020) malam. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

    Sebelum bertemu dengan Forkom Diaspora NTT di DIY, pada pagi hari Mengkominfo bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Tinggi Multi Media, sebuah sekolah tinggi kedinasan yang sebelumnya bernama Multi Media Training Center (MMT) di Jalan Megelang Yogyakarta serta kunjungan kerja ke Kulon Progo.

    Menurut Menkominfo, untuk membangun dan memajukan NTT di era teknologi informasi ini, ada 3 ware/perangkat yang harus dibawa para mahasiswa atau lulusan perguruan tinggi di Jogja ke NTT yakni hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak) dan brainware yakni kecerdasan-kecerdasan intelektual atau ketrampilan/keahlian dalam menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak atau sistem komputer/smartphone.

    Mengkominfo Johny G Plate yang berulang-ulang mengingatkan yang hadir agar selalu menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat, mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah menempatkan kebijakan induk di bidang kepariwisataan dengan menempatkan NTT, khususnya Labuanbajo, sebagai salah satu dari 5 destinasi super prioritas Indonesia, termasuk Candi Borobudur.

    Menkominfo Johnny G Plate (jaket merah) saat meninggalkan tempat acara dialog ramahtamah di Sasando Resto&Coffee di Jalan Laksda Adisutjipto Yogyakarta, Jumat (16/10/2020) malam. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

    “Nusa Tenggara Timur memanggil kita. Bapak Presiden Joko Widodo telah memberikan perhatian yang begitu tinggi untuk kemajuan NTT dalam rangka mensetarakan NTT dengan provinsi lain di Indonesia. Karena itu, mari kita memanfaatkan peluang itu untuk memajukan NTT dengan memanfaatkan keahlian yang dimiliki,” kata Johnny G Plate.

    Sebelum beramah-tamah dengan sesepuh dan warga NTT yang mewakili 22 kabupaten/kota se-NTT yang ada di Jogja, Menkominfo Johnny G Plate melakukan talkshow yang disiarkan secara langsung melalui Radio Sanasando FM.

    Dalam talkshow itu, Menkominfo meminta masyarakat agar memanfaatkan smartphone atau perangkat digital lainnya secara positif untuk hal-hal yang produktif atau menghasilkan uang, bukan justru dimanfaatkan untuk menyebar hoaks, kebencian dan mengadudomba.

    “Saat ini merupakan era ekonomi digital. Mari kita manfaatkan smartphone kita untuk hal-hal yang positif dan produktif, bukan malah untuk menyebar hoaks,” kata Menkominfo yang didampingi Pimpinan Radio Sasando FM yang juga Koordinator Dialog Daniel Damaledo SE, sesepuh Forkom Diaspora NTT Drs John Serang Keban dan Amos Corputy.

    Sementara koordinator acara yang juga owner Radio Sasando FM Daniel Damaledo mengatakan, forum dialog yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini sangat penting untuk mendengarkan secara langsung program-program Kominfo yang bisa dimanfatkan oleh para mahasiswa maupun diaspora NTT yang ada di DIY. Dengan mengetahui program tersebut maka para mahasiswa asal NTT di Jogja bisa ikut membangun NTT dari Jogja dan dari NTT membangun Indonesia.

    Sedangkan sesepuh Forkom Diaspora NTT di DIY Drs John S Keban mengatakan, tujuan kunjungan Menkominfo bertemu Diaspora NTT di DIY antara lain menyampaikan pesan agar mahasiswa memanfatkan berbagai program Kemenkominfo dengan memanfaatkan IT untuk kesejahteraan.

    Ia memberi contoh, bagaimana memanfaatkan android agar bisa menghasilkan uang. Untuk itu diadakan pelatihan-pelatihan kewirausahaan melalui program ekonomi digital. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Menkominfo yang telah memberikan perhatian kepada adik-adik mahasiswa melalui program ekonomi digital,” kata John S Keban. (lip)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here