Home News Menkomarves LBP Tinjau Vaksinasi di Kabupaten Sleman

Menkomarves LBP Tinjau Vaksinasi di Kabupaten Sleman

94
0
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) baju putih tampak bincang-bincang dengan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat meninjau giat vaksinasi di Kabupaten Sleman, Jumat (6/8/2021). Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan peninjauan secara langsung kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan, Jumat (6/8/2021), di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Sleman, DIY.

“Didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Menkomarves berkeliling melihat proses vakinasi yang berlangsung bagi Ibu hamil, lansia, disabilitas, pelajar dan masyarakat umum di wilayah Kabupaten Sleman,” terang Kabag Humas dan Protokol Sleman Dra. Shavitri Nurmaladewi, MA dalam rilis yang dikirim ke Bernasnews.com.

Dalam kesempatan tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Bupati Sleman beserta jajarannya untuk bekerja keras mendorong jumlah vaksinasi untuk terus ditingkatkan di wilayah Kabupaten Sleman.

“Untuk Jawa dan Bali perhari hampir 2,3 juta akan disuntik vaksin sampai pada bulan September. Jadi nanti Bupati Sleman itu targetnya (vaksin) dinaikkan  sampai 4 kali dari sekarang 2.700 (vaksin perhari) kalau bisa sampai 15.000 (vaksin) perhari,” ujar Luhut.

Disamping itu, pihaknya juga mendorong untuk memaksimalkan penggunaan Isolasi Terpusat (Isoter) bagi pasien yang saat ini melakukan isoman untuk meminimalisir kembali adanya klaster-klaster penularan Covid-19 dan mengurangi resiko kematian dikarenakan tidak tertangani dengan baik saat melakukan isoman.

“Khusus bagi lansia dan yang mempunyai komorbit varian Delta ini akibatnya saturasi bisa cepat sekali turun sehingga perlu penanganan yang cepat, dan ini tempatnya di Isoter karena sudah tersedia tenaga medis dan perlengkapan medisnya,” tegas Luhut.

Mulai kerja keras, lanjut Luhut, mendorong yang melakukan isoman untuk di bawa ke isoter itu yang paling penting dulu. Karena ada 6.000 (kasus Covid -19) kalau bisa sebanyak – banyaknya masuk ke sana (Isoter) sehingga mengurangi klaster.

Selain target vaksinasi yang ditingkatkan, upaya lain yang perlu dilakukan adalah memaksimalkan  Testing, Tracing dan Treatment (3T) dalam mengurangi penularan Covid-19. “Adanya kasus baru varian Delta menjadi tuntutan untuk memaksimalkan segala upaya untuk menekan penularannya,” ucap Luhut.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman akan menindaklanjuti beberapa hal yang telah dikoordinasikan serta masukan dari Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Kustini, masukan Menko Luhut terkait target untuk vaksinasi di wilayah Kabupaten Sleman dapat diupayakan selama ketersediaan vaksin mencukupi, sesuai dengan jumlah yang ditargetkan yaitu 15.000 setiap harinya. “Upaya percepatan tersebut dapat dilakukan dengan menyasar semua komponen dalam vaksinasi dan menyusun jadwal bagi vaksinasi tersebut,” imbuh Bupati Sleman. (Nuning)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here