Home Ekonomi Menkeu: Surplus Neraca Perdagangan Masih Terus Berlanjut

Menkeu: Surplus Neraca Perdagangan Masih Terus Berlanjut

86
0
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Independensi

BERNASNEWS.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa untuk membuat Indonesia mampu menjaga stabilitas sektor keuangan dengan melewati berbagai tantangan perekonomian yang mengancam keberlangsungan pertumbuhan ekonomi, maka Kemenkeu, BI, OJK dan LPS berkolaborasi di bawah Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menjalankan passing bola secara smooth dan efektif saat akan menggolkan sebuah kebijakan.

Lembaga tersebut merupakan point guard sekaligus defender, saling bantu untuk bisa melakukan offense maupun defense sampai akhirnya bola (sinergi kebijakan) bisa masuk ke dalam ring basket (stabilitas sistem keuangan). Hasilnya, Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) triwulan III 2021 dalam kondisi normal seiring penurunan signifikan kasus Covid-19.

Menurut Menkeu yang dikutip Bernasnews.com dari akun Instagram @smindrawati, aktivitas ekonomi dapat dilihat dari beberapa indikator yang sampai September 2021 menunjukkan adanya tren perbaikan. Indikator mobilitas penduduk meningkat, indeks belanja masyarakat, penjualan kendaraan bermotor, penjualan semen serta konsumsi listrik di sektor industri dan bisnis yang menunjukkan ekspansi. Sementara laju inflasi tetap terkendali di level 1,6 persen yoy.

Sementara dari sisi eksternal, menurut Menkeu, surplus neraca perdagangan masih terus berlanjut. Surplus mencapai USD 4,37 miliar per September 2021 atau  USD 25,07 miliar untuk kumulatif Januari-September 2021.

Di sisi pemerintah, APBN yang terus bekerja sangat keras, baik dalam mengatasi pandemi dan memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat, telah mendorong percepatan pemulihan ekonomi. Sedangkan pendapatan negara tumbuh sangat baik mencapai 16,8 persen, belanja negara terus dioptimalkan, sedangkan defisit mampu dijaga bahkan sudah jauh lebih kecil dari tahun lalu.

“Kami akan terus menjaga SSK dan meyakinkan SSK harus bisa bekerja mendorong pemulihan ekonomi, memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam bentuk kesempatan kerja, kesejahteraan dan keadilan,” kata Menkeu Sri Mulyani. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here