Menkeu: APBN Diawasi dan Diaudit sehingga Bisa Dipertanggungjawabkan

    36
    0
    APBN diawasi dan diaudit sehingga bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Foto:[email protected]

    BERNASNEWS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan APBN selalu diawasi dan diaudit sehingga bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Untuk tahun 2021, total belanja negara mencapai Rp 2.750 triliun dan sebesar Rp 744,77 triliun merupakan anggaran PC-PEN.

    Hal itu disampaikan Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat menghadiri Kongres Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AIIPI) 2021 secara virtual pada Selasa pagi (23/11/2021). Dalam acara tersebut, Menkeu bertemu dengan para Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang bertugas untuk mengawasi serta mengaudit penggunaan APBN.

    Menurut Menku Sri Mulyani, dengan kondisi pendapatan negara yang merosot, tetapi belanja negara juga harus terus ditambah, maka defisit APBN berada di atas 3 persen. “Pada tahun 2021 total belanja negara mencapai Rp 2.750 T, sebesar Rp 744,77 T merupakan anggaran PC-PEN,” kata Menkeu dikutip Bernasnews.com di akun Instagram @smindrawati pada Rabu, 24 November 2021.

    Dikatakan, situasi yang menantang ini terus mendapatkan perhatian dari masyarakat luas. Di sinilah tugas APIP menjadi sangat penting. APIP yang kompeten, berintegritas dan profesional melaksanakan peran untuk menjaga akuntabilitas dan kredibilitas APBN.

    Menurut Menkeu, APIP bukanlah watchdog melainkan mitra kerja pemerintah yang bisa dipercaya, tidak dikooptasi dan independen dalam menjaga #UangKita agar benar-benar terbelanjakan sesuai dengan peruntukannya.

    “Saya sungguh berharap dengan diselenggarakannya Kongres AIIPI 2021 ini, peran para APIP dapat terus ditingkatkan sehingga pengelolaan #UangKita dapat terus membaik demi kesejahteraan bangsa kita di hari kini hingga nanti,” kata Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

    https://www.instagram.com/smindrawati/

    Seorang warganet, onogio di akun Instagram @wiprartono berterima kasih atas kerja keras Menkeu dan jajarannya. “Trima kasih Bu Menteri atas kerja kerasnya selama ini, harus sabar ya tapi juga tegas komitmen mengawal program prioritas pemerintah melalui K/L … program lintas K/L harus sinergi, Belanjanya lebih direm lagi, agar tidak melampaui pendapatan terus … Digenjot lagi bu, pemasukan pajak, PNBP, dari migas, deviden BUMN … Dana transfer ke daerah tetap proporsional. Bismillahirrahmanirrahim, tahun depan pemasukan dari SDA pertambangan dapat lebih besar lagi … Semoga APIP sbg mitra pemerintah dpt mengawal ketat pengelolaan APBN berbasis kinerja, baik hasil, manfaat & dampaknya dpt sesuai harapan kita semua …” kerukunan, kedamaian dan gotong royong semua komponen bangsa akan memberikan kemajuan dan kesejahteraan negara …” kata onogio. (lip)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here