Home News Menjelang Debat, Bambang Wisnu Hanya Ajak Tim Ngobrol Sambil Ngopi

Menjelang Debat, Bambang Wisnu Hanya Ajak Tim Ngobrol Sambil Ngopi

265
0
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DIY Bambang Wisnu Handoyo (kanan) saat berkunjung ke Omah Paseduluran Dusun Dukuh, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Selasa (8/9/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM –Menjelang debat putaran pertama calon bupati Gunungkidul diselenggarakan KPU melalui siaran langsung TVRI Stasiun Yogyakarta, Selasa (27/10) malam, tak terlihat ada persiapan khusus pasangan calon Bupati Gunungkidul nomor urut 3 Bambang Wisnu Handoyo dan Benyamin Sudarmadi. Keduanya hanya bertemu tim dan terlihat aktivitas santai, seperti ngobrol sembari ngopi di Posko Pemenangan, di Dusun Tunggul, Kelurahan Semanu, Kapenewon Semanu, Senin (26/10/2020) malam.

“Persiapan khusus tidak ada. Tadi hanya ngobrol bincang-bincang santai sambil ngopi. Persiapan sudah matang. Jadi tadi yang dibahas justru hal-hal yang sifatnya teknis seperti pemberangkatan ke TVRI dan pakaian,” kata relawan Bambang Wisnu-Benyamin, Sujoko, yang dihubungi media ini, Senin (26/10/2020) malam.

Joko mengatakan, kegiatan rutin Bambang Wisnu dan Benyamin Sudarmadi bertemu dengan kelompok warga masyarakat tetap berjalan sebagaimana jadwal yang sudah tersusun sejak pagi hingga malam hari. Demikian halnya kegiatan menerima kunjungan perwakilan kelompok masyarakat di Posko Bakmi Jawa juga tetap jalan seperti biasanya.

Calon Bupati Gunungkidul yang diusung PDI Perjuangan Bambang Wisnu Handoyo saat berada di pos TPR Pantai Baron Gunungkidul, belum lama ini. Foto : Istimewa

“Apalagi Bambang Wisnu-Benyamin juga sudah menyanggupi siap memenuhi keinginan warga yang ingin bisa berdialog secara langsung. Jadi ya jalan seperti hari biasa, tinggal ngobrol bersama tim juga sejumlah aktivis ,” ujar Sujoko.

Tidak adanya kesiapan khusus jelang acara debat antar cabup dikarenakan konsep Trigati berupa konsep pembangunan Gunungkidul ala Bambang Wisnu sudah mencakup materi tema debat. Aktivitas biasa juga terlihat dengan hadirnya rombongan dari kelompok pemuda NU Gunungkidul tergabung dalam Santrine Gus Muwafiq (SGM) menggelar tirakatan rutin dan dipimpin langsung Gus Muwafiq hingga jelang subuh tadi.

Direktur konten calon bupati nomor urut 3, Endro Tri Guntoro, mengaku acara debat calon bupati di TVRI menjadikan Bambang Wisnu bak “macan panggung” menghadapi ketiga lawannya. Tiga tema utama debat dari mulai kemiskinan, kesejahteraan sosial dan kemandirian desa cukup menguntungkan cabup diusung PDI Perjuangan ini.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DIY Bambang Wisnu Handoyo (kedua dari kiri) ngobrol santai anan) saat berkunjung ke Omah Paseduluran Dusun Niron, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Selasa (8/9/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Endro mengatakan, tema debat KPU kali ini merupakan materi utama setiap Bambang Wisnu sosialisasi dengan kelompok masyarakat.

“Ya bersyukurlah, tema ini menempatkan Bambang Wisnu jadi macan panggung di debat nanti malam. Auranya tim lawan sudah terlihat saat bertemu dalam koordinasi KPU lawan-lawan kami semakin terlihat mulai tidak pede dengan calonnya sendiri,” ungkap mantan jurnalis yang kini mendampingi tata kelola pemerintah desa di Gunungkidul.

Diakui Endro, Bambang Wisnu memiliki jam terbang terbang dan praktik langsung mengelola soal kesejahteraan sosial dan kemandirian desa selama berpengalaman 20 tahun ada di Pemerintah DIY membantu
Gubernur DIY Sinuwun Sri Sultan HB X.

Itulah, menurut Endro, PDI Perjuangan juga mengimbau seluruh laskar, posko pemenangan, dan relawan wajib ajak masyarakat meyaksikan acara debat TVRI stasiun Yogyakarta (nanti malam) untuk melihat Bambang Wisnu yang cukup visioner layak memimpin Gunungkidul dibandingkan Sunaryanto, Immawan, juga Sutrisna,” pungkas Endro.

Debat putaran pertama calon bupati Gunungkidul 2020 dilaksanakan KPU ditayangkan langsung melalui TVRI stasiun Yogyakarta, Selasa (27/10/2020) pukul 19.30 wib dengan protokoler kesehatan secara ketat di tengah masa pandemi Covid-19 tanpa kehadiran pendukung.

Debat putaran pertama kali ini mempertemukan calon bupati untuk tema “Mengatasi Kemiskinan Menuju Kesejahteraan Sosial Ekonomi dan Kemandirian Desa”. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here