Home Opini Mengukur Kekuatan Ganjar-Moeldoko, Moeldoko-Ganjar pada Pilpres 2024

Mengukur Kekuatan Ganjar-Moeldoko, Moeldoko-Ganjar pada Pilpres 2024

212
0
Saiful Huda Ems, Lawyer dan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat kepemimpinan Dr Moeldoko

BERNASNEWS.COM – Dari sekian banyak tokoh politik yang banyak disorot oleh berbagai media di Tanah Air yang mempunyai kans besar untuk menjadi Capres 2024, kemungkinan hanya Ganjar Pranowo dan Moeldoko. Mereka memiliki kedekatan visi dengan Presiden Jokowi. Selebihnya jikapun ada nama lain yang dekat dengan visi Presiden Jokowi, mungkin itu adalah Tri Rismaharini atau yang akrab dipanggil dengan Bu Risma.

Sedangkan sosok seperti Prabowo, Anies, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno dan lain-lain agaknya cukup berbeda dengan visi Presiden Jokowi, juga kurang disukai oleh para pendukung fanatik Presiden Jokowi.

Tri Rismaharini memang tokoh populer dan dicintai oleh banyak rakyat, khususnya rakyat kecil kelas menengah ke bawah, karena kedekatan kebijakan Risma selama ini dengan mereka. Akan tetapi Risma selama ini hanya banyak bergulat politik di daerah (Surabaya), dan baru beberapa waktu lalu diangkat oleh Presiden Jokowi menjadi Mensos.

Dengan demikian jaringan politiknya sepertinya masih tidak terlalu banyak. Hal ini berbeda dengan Ganjar dan Moeldoko yang sudah berpuluh tahun malang melintang di pentas politik nasional dan memiliki jaringan politik nasional yang sangat banyak, hingga jika ditarungkan dengan figur politisi lainnya, kemungkinan besar keduannya akan menang.

Selain itu Ganjar bisa dianggap sebagai sosok figur politisi representasi dari kalangan sipil, sedangkan Moeldoko merupakan sosok figur politisi representasi dari kalangan militer. Perpaduan dua figur ini sangat pas untuk berduet atau disandingkan guna melanjutkan visi Presiden Jokowi yang terbukti bagus dan sangat dibanggakan oleh sebagian besar rakyatnya.

Paling tidak hal itu bisa kita lihat dari perolehan suara Jokowi dalam Pilpres 2014 dan 2019 lalu yang menang telak dari lawan politiknya dan teruji kedigdayaan kepemimpinannya dari tahun ke tahun, periode ke periode yang mendapatkan banyak gangguan kiri kanan namun tetap kokoh bertahan.

Untuk menentukan siapa Capres dan Cawapres Ganjar atau Moeldoko, Moeldoko atau Ganjar memang bukanlah sekarang waktu yang tepat, sebab situasi politik di lapangan masih sangat cair. Di samping itu baik kedua figur itu (Ganjar-Moeldoko, Moeldoko-Ganjar) beserta semua partai pendukung pemerintahan Jokowi juga masih disibukkan untuk menyukseskan program-program kerja pemerintah, hingga kristalisasi dukungan untuk kedua figur politisi itu belum terbentuk secara bulat dan utuh. Semua pendukung baru saling menjajaki berbagai kemungkinan itu diselah-selah kesibukannya.

Kendati demikian, saya merasa perlu untuk mulai memunculkan wacana ini, karena saya sangat khawatir jika hal itu tidak dilakukan, maka pihak lain yang sudah lebih dulu dan lebih jauh melakukan konsolidasi akan menyalip popularitas dan elektabilitas kedua tokoh tersebut.

Sedangkan pihak lain itu sangat nyata lebih banyak bermanuver politik yang bersebrangan dengan pemerintahan Jokowi kecuali Prabowo dan Uno yang sekarang duduk menjadi menteri, namun rekam jejaknya pernah bersebrangan dengan pemerintahan Jokowi.

Kedua, wacana ini juga perlu saya kemukakan, agar para pendukung Presiden Jokowi memiliki kanalisasi untuk menyalurkan semangat perjuangan politiknya dan tetap memiliki harapan besar, bahwa kelak jika Jokowi tak lagi bisa menjadi Presiden, setidaknya ia punya penerus kepemimpinan yang memiliki visi dan misi yang sama dan bermanfaat untuk bangsa dan negara. Keduanya merupakan sosok Nasionalis-Religius, indah sekali jika keduanya kita duetkan?

Ganjar-Moeldoko, Moeldoko-Ganjar Solusi Kepemimpinan Nasional RI 2024! (Saiful Huda Ems, Lawyer dan pemerhati politik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here