Wednesday, May 18, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsMengolah Limbah Daun Nanas jadi Benang Serat Nanas Kualitas Ekspor

Mengolah Limbah Daun Nanas jadi Benang Serat Nanas Kualitas Ekspor

bernasnews.com – Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan yang dikenal dengan julukan Kota Nanas serius mengolah limbah daun nanas menjadi serat benang untuk dijadikan bahan pakaian kualitas ekspor. Bahkan tidak hanya telah memproduksi seret nanas, Pemkot Prabumulih juga kini telah mengirim sample serat nanas ke PT Sritex untuk dilakukan penelitian.

Menurut Ir H Ridho Yahya MM, Walikota Prabumulih, Sumatera Selatan, Pemkot Prabumulih juga telah mengirim sample serat daun nanas ke Singapura dan dua negara Eropa dengan harapan akan menjadi daya tarik sebagai bahan pakaian sehingga bisa diekspor ke luar negeri.

Dikatakan, nanas memiliki banyak manfaat, selain menjadi pewarna baju, juga bisa dibuat selai yang dikonsumsi langsung dan daunnya dapat menjadi benang untuk pakaian. “Tidak hanya akan membantu mesin, Pemkot Prabumulih juga akan menggalakan lagi budi daya tanaman nanas di Kota Prabumulih dan tidak hanya sebagai tanaman selang namun benar-benar kebun khusus nanas,” kata Walikota Prabumulih Ridho Yahya dalam rilis yang diterima bernasnews.com, Senin 4 April 2022.

Dikatakan, Pemerintah Kota Prabumulih kembali membangkitkan semangat para petani untuk menanam nanas dengan skala yang cukup besar. Hingga akhirnya panen perdana 2 lokasi yang kini mulai digeliatkan lagi oleh petani milenial dari Kelurahan Patih Galunng dan petani Karang Jaya.

Menurut Walikota Prabumulih, nanas bungaran yang terkenal dengan rasanya yang sangat manis itu menjadi idaman bagi pelancong. Dalam sejarahnya dahulu karena banyaknya permintaan dari luar kota Sumatera buah nanas banyak dikirim ke daerah ibukota Jakarta. Karena itu, masyarakat setempat yang memiliki lahan pasti akan mananam pohon nanas di sela-sela tanaman karet baik sebagai tanaman tumpang sari maupun sengaja ditanam dalam satu hamparan ladang.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Pemkot Prabumulih akan berkolaborasi dengan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII dan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang. Walikota akan memberikan dukungan terkait dengan rencana Penelitian Kolaborasi dan Pengabdian Masyarakat pada UMKM Pelaku Industri Pengolahan Serat Nanas, yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah dan Industri

Sementara Winda Nur Cahyo, Ketua Program Studi Teknik Industri Program Magister FTI UII, mengatakan, perguruan tinggi mengambil peran strategis dengan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan dukungan pemanfaatan Teknologi sebagai upaya efektivitas proses bisnis pada UMKM.

Dikatakan, nanas dalam bentuk buah atau serat sangat menarik. Karena itu, pihaknya tidak hanya akan melakukan penelitian namun juga akan melakukan kajian. Sebagai langkah awal, telah membawa 2 kilogram serat benang untuk dilakukan penelitian awal.

Menurut Winda,pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa dan dosen serta tenega kependidikan merupakan salah satu program yang efektif untuk meningkatkan SDM dalam berbagai bidang khususnya pelaku UMKM. Selanjutnya akan memetakan semua potensi dan tantangan dalam hal Supply Chain Management (SCM) dan melakukan penelitian mendalam terkait dengan benang dari kulit nanas tersebut di Laboratorium Terpadu UII Yogyakarta.

“Tantangan program ini adalah dapat memberikan nilai tambah pada produk dan proses bisnis pengolahan serat daun nanas menjadi benang yang lebih efektif dan efisien,” kata Winda.

Sementara erisha Hastarina ST M.Chem.Eng, Ketua Program Studi Teknik Industri FT UM Palembang, mengatakan, kegiatan ini menjadi peluang bagi program studi untuk ikut terlibat dan berkontribusi melalui ide-ide serta aktivitas yang dilakukan bersama antara pemkot dan Institusi pendidikan. Kolaborasi tersebut bisa dalam bentuk penelitian dan pengabdian masyarakat dan diharapkan dapat memberikan lebih banyak manfaat sehingga akan menjadi simbiosis mutualisme bagi kedua belah pihak. (phj)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments