Menghilangkan Kejenuhan di Rumah dengan Berolahraga

    580
    0
    Jalan-jalan sambil menikmati sungai dengan air yang jernih dan melimpah di Dusun Bromonilan, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Senin (30/3/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

    BERNASNEWS.COM – Kebijakan pemerintah yang meminta warga tinggal atau bekerja di rumah (stay at home atau work from home) sebagai salah satu bentuk penerapan social distancing atau physical distancing membuat warga menghabiskan banyak waktu di rumah. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya mencegah dan mengendalikan penyebaran virus Corona atau Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

    Ratnawati, warga Dusun Karangmojo, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan berolahraga dengan menyusuri lahan persawahan dengan padi yang sedang menguning di Dusun Jomblang, Desa Selomartani, Ngemplak, Minggu (29/3/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

    Di satu sisi kebijakan itu sangat positif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Karena warga yang terjangkit tidak menularkan kepada orang lain, sementara yang sehat atau belum terjangkit tidak terjangkit Covid-19. Selain itu, dengan menghabiskan banyak waktu di rumah, hubungan anggota keluarga semakin intens dan kebersamaan semakin terasa yang jarang dilakukan atau dialami sebelumnya.

    Berolahraga sambil menikmati hijaunya tanaman cabai di persawan di Dusun Jomblang, Desa Selomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Minggu (29/3/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

    Namun, dengan terlalu lama tinggal di rumah juga membuat jenuh atau menimbulkan kebosanan. Karena itu, salah satu cara mengatasi kejenuhan itu adalah dengan berolahraga ringan. Olahraga yang paling cocok untuk mengatasi kejenuhan adalah dengan berjalan-jalan atau jogging di sekitar rumah atau kompleks perumahan, menyusuri lahan persawahan atau ladang, bercocok tanam, merawat tanaman baik sayur-mayur ataupun tanaman hias seperti anggrek.

    Padi menguning siap panen di lahan persawahan Dusun Jomblang, Desa Selomartani, Kecamatan Ngemplak, Minggu (29/3/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

    Selain mengatasi kejenuhan, olahraga ringan juga dimaksudkan untuk menjaga kebugaran tubuh, mengilangkan stres, meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Ratnawati, salah satu warga Dusun Karangmojo, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, secara rutin berolahraga ringan dengan berjalan kaki setiap pagi menyusuri lahan-lahan persawahan dan ladang milik petani atau warga sekitar perumahan.

    Menikmati air yang melimpah dari pancuran di lahan persawahan Dusun Soman, Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Minggu (29/3/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

    Sambil berlari-lari kecil atau cukup dengan jalan-jalan, ia menikmati pemandangan alam yang indah dan sejuk dengan udara yang segar. “Karena dilakukan rutin setiap hari jalan sejauh berapa kilometer pun sama sekali tidak terasa capai. Badan selalu terasa segar dan bugar,” kata Ratnawati, guru di sebuah SMA swasta di Jogja.

    Dengan rutin berolahraga maka badan terasa segar dan bugar. Sebaliknya, bila tidak berolahraga maka badan akan mudah lelah, selalu ingin tidur dan makan, yang membuat tubuh semakin subur/gemuk sehingga berpotensi memunculkan berbagai penyakit. (lip)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here